Tak Pindah Penjual Diluar Kawasan MTQ Bakal Dibongkar Paksa – Kendari Pos Online
Iklan Jaksa

Biro Umum
Metro Kendari

Tak Pindah Penjual Diluar Kawasan MTQ Bakal Dibongkar Paksa

kendaripos.fajar.co.id — Pedagang yang berjualan di luar kawasan MTQ baiknya segera berkemas. Kalau masih ingin berjualan, secepatnya masuk di dalam kawasan yang biasa dijadikan lokasi pasar malam itu. Soalnya, Satuan Polisi Pamong Praja bakal melakukan upaya paksa jika sampai akhir bulan ini tidak segera “angkat kaki”. Hal itu sesuai dengan instruksi Gubernur Sultra, Nur Alam.

Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Sultra, Bustam mengatakan hal itu. Menurut dia, sesuai instruksi gubernur sebelum masuk ramadan, kawasan itu harus steril alias tidak boleh lagi ada pedagang berjualan diluar kawasan MTQ. Harapannya, supaya aktifitas PKL bisa berpusat di dalam area kawasan yang juga dikenal dengan nama Tugu Religi itu.

“Kami sudah sampaikan baik-baik, tapi banyak yang menawar, saya katakan ini bukan perintah saya. Ini instruksi langsung dari gubernur,” kata Bustam, Jumat (19/5). Mantan kepala Dinas PU Kolaka Utara menambahkan, dua hari sebelum puasa pedagang harus pindah. Bila tidak maka resikonya pedagang harus dipindah paksa. “Sejak selesai HUT kita sudah sampaikan harus pindah. Pokoknya waktu pindah itu sampai dua hari sebelum puasa, tidak patuh berarti anggota bertindak,” tegasnya.

Hal serupa juga disampaikan oleh Kepala Dinas Pariwisata Sultra, Syahrudin Nurdin. Dia mengaku menerima perintah dari gubernur untuk mempersiapkan eks stand SKPD dan kabupaten/kota untuk menjadi kios bagi pedagang. “Daripada stand-stand itu dibongkar lagi, kan mubasir jadi paling bagus langsung dijadikan kios, supaya pedagang tidak bangun lagi,” katanya.

Syahrudin melanjutkan, pedagang tidak bisa bertahan di luar karena merusak keindahan kota. Pemprov memang punya keinginan untuk menjadikan MTQ Squere sebagai salah satu pusat wisata kuliner dalam kota. Momentum bulan ramadan dinilai tepat untuk mempromosikan wisata kudapan itu.

Pantauan Kendari Pos, para pedagang masih betah berjualan di luar. Mereka beralasan masih banyak rekan-rekan mereka yang belum pindah. Sehingga mereka memanfaatkan sisa waktu untuk tetap mengais rezeki. Sebab menurut mereka jika masuk di dalam pasti tidak selaris saat berjualan di luar. (b/ely)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan LA
Dalam melaksanakan tugas jurnalistik, wartawan Kendari Pos dibekali tanda pengenal. Tidak diperkenankan menerima, apalagi meminta, imbalan dari siapapun, dalam bentuk apapun, serta dengan alasan apapun.





Copyright © Kendari Pos 2016 The Mag Theme. Theme by FAJAR.CO.ID

To Top