Polda Sultra Bongkar Sindikat Pembuatan Bom, Lima Pelaku Diamankan – Kendari Pos Online
Iklan pajak

Konkep
UHO Cup Iklan Iklan 10 Iklan 23
Hukum & Kriminal

Polda Sultra Bongkar Sindikat Pembuatan Bom, Lima Pelaku Diamankan

Kombespol Andi Anugrah Direktur Dit Polairud Polda Sultra (tengah) didampingi Kabid Humas Polda Sultra, AKBP Sunarto beserta pihak Kejaksaan Tinggi Sultra dan Rupbasan Kendari, saat merilis hasil tangkapan mereka di Mako Brimob Polda Sultra, Jumat (19/5).

kendaripos.fajar.co.id — Praktek sindikat penjualan bahan peledak (Handak) bejenis Detonator dan  Amonium Nitrat kembali diungkap Subdit Penegakan hukum (Gakum) Dit Polairud Polda Sultra. Ada lima orang pelaku berhasil ditangkap dalam periode April hingga Mei ini. Mereka adalah  AN (38), CN (39), SN (34), DW (37) dan juga AB (54). Berdasarkan hasil pemeriksaan, handak yang mereka dimiliki, seperti Detonator bahan bakunya dibeli  dari Kota Makassar Sulawesi Selatan (Sulsel). Sementara itu, Amonium Nitrat dibeli dari Pabrikan India.

Pengungkapan ini cukup panjang. Polisi awalnya lebih dulu menangkap CN, (Nahkoda kapal) dan  SN (ABK). Kedua pria ini ditangkap, karena memuat 800 Detonator dan 30 karung Amonium Nitrat diatas kapal tanpa nama GT 04, saat berlabuh di perairan Damalama Besar, Kabaena Timur, Kabupaten Bombana pada 30 April.  Sejumlah Detonator itu dikemas dalam tujuh kotak dengan jenis Detonator listrik dan rakitan.  Nah, hasil pengembangan, Polisi lalu kembali menangkap DW di Pelabuhan Kasiputeh Kabupaten Bombana pada 9 Mei.

Ditangan DW diamankan 500 Detonator yang dikemas dalam lima kotak. “(DW-red) bermaksud  menumpang kapal penumpang Pantai Gading dengan tujuan pulau Kabaena. Rencananya  barang tersebut akan dibawa ke Kelurahan Sikeli, Kecamatan Kabena Barat, untuk dijual,” kata Kombespol Andi Anugrah Direktur Dit Polairud Polda Sultra  didampingi Kabid Humas Polda Sultra, AKBP Sunarto beserta juga pihak Kejaksaan Tinggi Sultra bersama-sama pihak Rupbasan Kendari, saat merilis hasil tangkapan mereka di Mako Brimob Polda Sultra, Jumat (19/5).

Andi menuturkan, berdasarkan keterangan DW, polisi lalu menangkap AN, selaku pembuat Detonator  asal Dusun II Akasipong Kecamatan Poleang Selatan Kabupaten Bombana. Bahan baku Detonator tersebut, diketahui dibeli dari Makassar. Polisi juga menyita barang bukti dari AN berupa 500 Detonator dan dua unit sepeda motor. AN kata Andi, adalah pembuat atau perakit Detonator yang dijual ke orang-orang di Kabaena yang membutuhkan. Belum diketahui secara pasti, digunakan untuk apa sejumlah handak ini.

1 of 2

Komentar

komentar

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan LA
Dalam melaksanakan tugas jurnalistik, wartawan Kendari Pos dibekali tanda pengenal. Tidak diperkenankan menerima, apalagi meminta, imbalan dari siapapun, dalam bentuk apapun, serta dengan alasan apapun.

Copyright © Kendari Pos 2016 The Mag Theme. Theme by FAJAR.CO.ID

To Top