Poligami, Anggota Dewan Bersama Istri Muda Ditetapkan Tersangka – Kendari Pos Online
Iklan Jaksa

Biro Umum
Hukum & Kriminal

Poligami, Anggota Dewan Bersama Istri Muda Ditetapkan Tersangka

Ilustrasi

KENDARIPOS. CO. ID — Anggota DPRD Provinsi NTB dari Partai Bulan Bintang (PBB) H Junaidi Arif ditetapkan sebagai tersangka oleh Penyidik Polda Nusa Tenggara Barat. Sang legislator tersebut diproses dalam kasus dugaan nikah siri tanpa izin istri pertama.

Bukan hanya itu, penyidik juga menetapkan istri muda Junaidi, Solatiah, sebagai tersangka dalam kasus yang sama. Setelah melakukan pemberkasan, kasus tersebut dinyatakan lengkap oleh penuntut umum Kejaksaan Tinggi (Kejati) NTB.

Penyidik kemudian melaksanakan tahap dua kedua, menlimpahkan tersangka beserta barang buktinya ke kejaksaan. “Hari ini kami sudah menerima tahap dua kedua tersangka dari Polda NTB,’ ’ ujar Sahdi selaku JPU Kejati NTB, Kamis (18/5).

Dijelaskan, keduanya diduga melakukan nikah siri tanpa sepengetahuan dari istri pertama yaitu Halimatussa’diah. Sebagai istri pertama, Halimastussa’diah kemudian melaporkan kasus tersebut ke Polda NTB. Pernikahan kedua secara siri terjadi pada bulan Maret 2017.

“Nikah siri itu memang boleh. Tapi yang dilarang itu kalau tidak ada izin dari istri pertama. Itu saja dugaan yang dilanggar,” katanya.

Akibat perbuatannya, Junaidi Arif disangkakan melanggar pasal 279 KUHP ayat 1 huruf. Sedangkan istrinya diduga melanggar pasal 279 KUHP ayat 1 huruf b.

Keduanya terancam pidana maksimal 5 tahun penjara. Dari hasil pemeriksaan sebelumya, keduanya dinilai memenuhi unsur dan bisa dijerat dengan pasal 279 KUHP. “Keduanya bisa dikenakan pasal ini. Berdasarkan keterangan ahli hukum pidana juga bisa dijerat pasal ini,” ungkapnya.

JPU juga mengaku sudah menerima barang bukti dari penyidik Polda NTB. Diantaranya, foto copy surat nikah tersangka dan istrinya.

“Tadi sudah kita tanyakan pada saat penyerahan tersangka. Bahwa surat nikah yang asli masih dibawa oleh tersangka (Junaidi). Salah satu kesulitan memang di sana karena suaminya yang bawa. Tapi sudah dikoordinasikan oleh penyidik dengan KUA Gangga KLU untuk meminta foto copy dan pengesahan,” tandasnya.

1 of 3

Komentar

komentar

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan LA
Dalam melaksanakan tugas jurnalistik, wartawan Kendari Pos dibekali tanda pengenal. Tidak diperkenankan menerima, apalagi meminta, imbalan dari siapapun, dalam bentuk apapun, serta dengan alasan apapun.


Copyright © Kendari Pos 2016 The Mag Theme. Theme by FAJAR.CO.ID

To Top