Astaga, 17 Daerah Terancam Batal Ikut Pilkada Serentak Tahun Depan – Kendari Pos Online
Space Iklan Garis Batas
Space Iklan
Space Iklan
Space Iklan
Space Iklan
Space Iklan
Politik

Astaga, 17 Daerah Terancam Batal Ikut Pilkada Serentak Tahun Depan

kendaripos.fajar.co.id — Sebanyak 17 kabupaten/kota terancam tak dapat menghelat pemilihan kepala daerah (Pilkada) Serentak 2018. Belasan daerah tersebut belum mengalokasikan anggaran untuk pelaksanaan pesta demokrasi tingkat lokal tersebut. Namun, Komisi Pemilihan Umum (KPU) memberikan toleransi hingga 27 September 2017 mendatang.

”Terdapat 17 kabupaten/kota yang terancam tak bisa menghelat pilkada serentak 2018 mendatang,” ungkap Pramono Ubaid Tanthowi, komisioner KPU kepada wartawan di Kantor KPU, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (16/5).

Kendalanya, sambung Pramono, 17 kabupaten/kota itu yang belum mengalokasikan anggaran untuk pelaksanaan pilkada serentak 2018 dan KPU mentargetkan kesepakatan pengajuan anggaran antara pemerintah daerah (pemda) dengan KPU setempat selesai pada 27 September 2017. ”Memang rata-rata kabupaten dan kota yang belum memasukkan anggaran untuk pilkada serentak tahun depan, sementara pengajuan anggaran untuk provinsi umumnya aman,” ujarnya.

Meski begitu, Pramono enggan untuk menyebutkan secara rinci daerah mana saja yang dimaksud. Dia hanya menyontohkan Kota Pangkalpinang (Provinsi Bangka Belitung), sebagai salah satu daerah yang belum menyusun anggaran untuk pilkada serentak 2018.

Dia juga mengaku, lambatnya penyusunan anggaran akan menghambat tahapan awal persiapan pilkada. Terlebih, anggaran pilkada dari APBD atau APBD Perubahan itu sangat diperlukan untuk proses rekruitmen panitia pemilihan kecamatan (PPK), panitia pemungutan suara (PPS), pembiayaan alat peraga kampanye dan sebagainya.

”Rata-rata sudah melalui proses pembahasan antara KPU setempat dengan pemda. Namun, masih belum ketemu besaran yang pas. Kita harapkan pemda menyiapkan anggarannya setidak-tidaknya melalui APBD Perubahan 2017,” imbuhnya.

1 of 2

Komentar

komentar

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top