Oknum Diduga Konkalikong Penyaluran Beras Bantuan di Konkep – Kendari Pos
Space Iklan Garis Batas
Pariwara
Pariwara
Pariwara
pariwara
Space Iklan
Konawe Kepulauan

Oknum Diduga Konkalikong Penyaluran Beras Bantuan di Konkep

kendaripos.fajar.co.id — Bantuan beras sejahtera (Rastra) yang disalurkan pihak Dinas Sosial (Dinsos) ke masyarakat Konawe Kepulauan (Konkep) diduga dimanfaatkan oknum tertentu. Seperti yang terjadi di Desa Langara Bajo, Kecamatan Wawonii Barat. Warga yang menerima bantuan tersebut merasa dirugikan karena bantuan seharusnya 15 kilogram tiap kepala keluarga, justru dikurangi. Dengan harga yang ada, isi beras di dalam karung sudah buka oleh aparat desa untuk dicampur.

“Alasanya karena ada beras bagus dengan yang tidak bagus. Baru isinya yang tadinya 17 liter per karung tinggal 15 liter. Harganya juga Rp 4000/liter, bukan lagi perkilo. Padahal dari Bulog Rp 1600/kilogram. Kalau mau kasih naik harga jualnya jangan terlalu mahal begini, kasihan kami,” ungkap warga, kemarin.

Dikonfirmasi terkait sorotan tersebut, Plt Kepala Desa Langara Bajo, Sahwan, MM membantah tudingan warga tersebut. Menurutnya, pembagian beras di desanya sudah sesui prosedur. Tidak ada warga yang diberi lebih dari satu karung. Hanya saja dia mengakui adanya beras yang dicampur. “Sekitar enam karung beras yang tidak bagus yang dicampur,” katanya.

Soal harga yang dianggap terlalu mahal, menurutnya itu sudah sesuai kesepakatan. Sejak tahun 2009 harga Rastra yang dulunya disebut Raskin di Desa Langara Bajo tidak pernah berubah. “Dari awal sampai saat ini tetap harganya 4000/liter. Kalau harga perkarungnya 65 ribu/ 15 kilo dalam satu karungnya,” jelas pria yang menjaba sebagai Kabid Penanaman Modal PTSP Konkep itu.

1 of 2

Komentar

komentar

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Download Aplikasi Epaper Kendari Pos

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top