Nilai Kelulusan Memuaskan, 750 Guru di Konawe Dapat Insentif Tambahan – Kendari Pos Online
Iklan pajak

Konkep
Zetizen Iklan Iklan 10 Iklan 23
Konawe

Nilai Kelulusan Memuaskan, 750 Guru di Konawe Dapat Insentif Tambahan

ilustrasi

kendaripos.fajar.co.id — Para Guru Tidak Tetap (GTT) di Konawe mendapat insentif tambahan Rp 750 ribu atas perannya dalam melakukan bimbingan, sehingga peserta ujian nasional (UN) tingkat SMA sederajat tahun ini dapat berjalan baik dengan hasil memuaskan.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kabupaten Konawe, Jumrin Pagala mengatakan, persentase kelulusan jenjang SMA sederajat hampir mencapai 100. Jumlah peserta UN SMA/sederajat secara keseluruhan di Kabupaten Konawe 282 orang, dan yang berhasil lulus berjumlah  2753 orang. “Jadi sekitar  97,56 persen,” ujarnya, kemarin.

Menurutnya, guru memiliki peran besar dalam mendidik para siswa, termasuk peserta UN. Sehingga bisa menghasilkan angka kelulusan yang besar. Olehnya itu, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) melalui Dikbud berkomitmen mendukung kesejahteraan para pengabdi tanda jasa ini, baik PNS maupun non PNS. Untuk non PNS sendiri, pada tahun anggaran 2017 ini telah berjalan program honor daerah. Program tersebut berupa insentif tambahan bagi Guru Tidak Tetap (GTT). Jumlahnya 1900 dari 3000 GTT yang ada di Konawe sudah mendaftarkan diri. Tapi setelah diverifikasi ternyata masih ada sejumlah GTT yang harus dibatalkan karena sudah mendapat insentif lain dari program pusat, yakni tunjangan sertifikasi.

Untuk yang dianggap memenuhi syarat berjumlah 750 GTT. Para tenaga pengajar tersebut memang belum mendapatkan insentif, baik dari APBD maupun APBN. “Karena kita tidak akan membiayai yang sudah mendapatkan insentif lain dari program pusat,” paparnya.

Kebijakan ini merupakan program Bupati Kery Saiful Konggoasa untuk meningkatkan nilai tambah kesejahteraan guru, supaya dapat memotivasi dan semangat mengabdikan diri mencerdeskan anak bangsa. “Alhamdulliah, sinergitas program daerah dan pusat bisa saling mendukung, dan para tenaga pengajar non PNS ini bisa terjamin kesejahteraannya,” terang Jumrin. (c/hel)

Komentar

komentar

1 Comment

1 Comment

  1. andi

    15 Mei 17 12:37 at 12:37

    kiranya dapat di perhatikan para pendidik terluar khususx kab kolaka utara kecamatan porehu. kemarin kami kebeberapa sekolah yg ada kecamatan porehu.SD SMP.Dan SMA NEGERI 1 POREHU. CONTOH SD 1 tobela. jumlah Guru 4/5orang.hanya kepalah Sekolah Sebagia PNS.demikian pula beberapa SD, SMP.dan SMAN1 POREHU JUMLAH Guru 20
    .PNS CUMAN 3.orang dgan KS.Yang lain Honor…

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan LA
Dalam melaksanakan tugas jurnalistik, wartawan Kendari Pos dibekali tanda pengenal. Tidak diperkenankan menerima, apalagi meminta, imbalan dari siapapun, dalam bentuk apapun, serta dengan alasan apapun.

Copyright © Kendari Pos 2016 The Mag Theme. Theme by FAJAR.CO.ID

To Top