Soal Buang Sampah, Kesadaran Warga Kendari Masih Minim – Kendari Pos Online
Iklan pajak

Konkep
UHO Cup Iklan Iklan 10 Iklan 23
Metro Kendari

Soal Buang Sampah, Kesadaran Warga Kendari Masih Minim

kendaripos.fajar.co.id — Komitmen Pemerintah Kota Kendari dalam hal kebersihan lingkungan boleh jadi tidak diragukan lagi. Beberapa penghargaan adipura menjadi legitimasi komitmen tersebut. Dan dibalik prestasi membanggakan itu, terdapat kerja keras dari seluruh pegawai kebersihan di Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Kota Kendari.

Sayangnya, kerja keras Pemkot tersebut tidak dibarengi dengan kesadaran masyarakat. Utamanya soal kesadaran membuang sampah pada tempat yang telah disediakan. Seringkali, masyarakat masih abai pada kebersihan lingkungan. Hal itu dikeluhkan oleh Dinas LHK Kota Kendari melalui Kepala Bidang Persampahan dan Pengelolaan Limbah B3, Arifin Rauf.

Menurutnya, perilaku segelintir masyarakat seringkali menyulitkan personelnya dalam menangani sampah. Contohnya, kata Arifin, Dinas LHK sudah menyiapkan Tempat Penampungan Sementara (TPS) diberbagai titik, tetapi masyarakat masih juga membuang sampah disembarang tempat. “Bahkan kalaupun dibuang di TPS, itu juga hanya dihambur begitu saja. Jadinya petugas kami harus menambah waktu dan tenaga lagi untuk membersihkan,” ujar Arifin Rauf di ruang kerjanya.

Minimnya kesadaran masyarakat tersebut tertutupi dengan kerja keras dari petugas kebersihan di lapangan. Dengan tenaga kebesihan sejumlah 500 orang dan kendaraan pengangkut sampah sebanyak 38 unit, penanganan sampah tetap membutuhkan perhatian lebih. “Apalagi volume sampah kita mencapai 160 ton per hari. Itu menjadi tugas berat bagi 300 petugas sampah dan 200 tenaga kebersihan lain di lapangan,” ungkapnya.

Untuk itu, dibutuhkan partisipasi masyarakat dalam hal tertib buang sampah. Sekira seribu TPS tersebar di seluruh wilayah kota, sebenarnya masih representatif untuk menampung sampah yang mencapai 160 ton per hari. Apalagi jika masyarakat turut membantu dengan sadar buang sampah, maka kebersihan Kota Kendari makin terjaga lagi.

“Hanya saja saat ini kesadaran masyarakat itu yang masih minim. Sebenarnya ketentuan dari kami, waktu buang sampah itu dianjurkan pada malam hari, supaya paginya petugas kami tinggal mengangkut. Sehingga saat siang, kondisi kota terlihat bersih. Tetapi yang terjadi tidak demikian,” tutup Arifin. (Alfin)

Komentar

komentar

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan LA
Dalam melaksanakan tugas jurnalistik, wartawan Kendari Pos dibekali tanda pengenal. Tidak diperkenankan menerima, apalagi meminta, imbalan dari siapapun, dalam bentuk apapun, serta dengan alasan apapun.

Copyright © Kendari Pos 2016 The Mag Theme. Theme by FAJAR.CO.ID

To Top