Menyingkap Tabir Sumur yang Dikeramatkan di Butur, Batu Hilang Satu Kampung Kesurupan – Kendari Pos Online
Iklan Jaksa

Biro Umum
Buton Utara

Menyingkap Tabir Sumur yang Dikeramatkan di Butur, Batu Hilang Satu Kampung Kesurupan

Sumur Tua di Butur. Foto : Hadrian/Kendari Pos.

Kultur bangsa Indonesia masih sulit dilepas dari kepercayaan terhadap hal-hal berbau mistis. Di Buton Utara, ada sumur bertangkup misteri. Padahal abad sudah milenial.

Hadrian Indra Mapa, Buranga

Sumur itu usianya disebut sudah ratusan tahun. Ia bahkan jadi sumber mata air utama warga Desa Linsowu, Kecamatan Kulisusu, Kabupaten  Buton Utara (Butur). Saban pagi dan sore, selalu ramai dikunjungi masyarakat sekitar, dan tetap dikonsumsi. Bagi warga setempat, sumur tersebut  bukan sumur biasa. Walau terdengar horor, tapi warga percaya bila di tempat itu bersemayam makhlus halus.

Kondisi sumur tampak sederhana sebagaimana sumur pada umumnya dengan kedalaman 20 meter terletak di tengah desa.  Sisi samping sumur pun terdapat gubuk kecil, masyarakat setempat kerap menggunakannya sebagai tempat bermunajat atau  berdoa kepada roh-roh di sumur itu. Sesajen makanan pun disiapkan sebagai suguhan kepada penghuni sumur ketika ritual dilakukan di malam tertentu.

Ritual itu masih sering dilakukan masyarakat setempat agar terhindar bala bahaya.  Ritual digelar satu tahun sekali oleh tetua adat  dipercayai  mampu membawa berkah bagi masyarakat desa.  Mampu menyuburkan tanaman, hasil panen melimpah dan air sumur dapat memberikan kesembuhan bagi warga desa ketika jatuh sakit.

Kendati telah menjadi tempat sakral dan tak asing bagi warga desa. Kapan persisnya sumur itu digali belum terkuak hingga kini. Bagi masyarakat desa Linsowu,  sumur itu peninggalan nenek moyang mereka diperkirikan telah berumur ratusan tahun. Sebab, turun temurun warga setempat telah menjumpai sumur itu   dari masa penjajahan Belanda.

1 of 4

Komentar

komentar

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan LA
Dalam melaksanakan tugas jurnalistik, wartawan Kendari Pos dibekali tanda pengenal. Tidak diperkenankan menerima, apalagi meminta, imbalan dari siapapun, dalam bentuk apapun, serta dengan alasan apapun.


Copyright © Kendari Pos 2016 The Mag Theme. Theme by FAJAR.CO.ID

To Top