Pembuatan Taman Lapangan Merdeka Hilangkan Situs Sejarah Tanah Buton – Kendari Pos Online
Iklan pajak

Konkep
UHO Cup Iklan Iklan 10 Iklan 23
Bau-bau

Pembuatan Taman Lapangan Merdeka Hilangkan Situs Sejarah Tanah Buton

Lokasi pembanguan Taman Revolusi Memtal di Lapngan Merdeka Kota Baubau. Foto : Akhirman/Kendari Pos.

kendaripos.fajar.co.id — Pekerjaan proyek Taman Revolusi Mental di Lapangan Merdeka menuai sorotan dari Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMPS) Pendidikan Sejarah. Mereka mendesak agar proyek pembangunan taman yang sementara berlangsung itu segera dihentikan. Alasannya karena berpotensi merusak dan menghilangkan situs-situs sejarah di Tanah Buton. “Lapangan Merdeka ini adalah bagian situs sejarah. Keberadaan dan nilai historisnya harus tetap terjaga. Jangan lagi mau dihilangkan dengan alasan mau membuat taman sebagai Ruang Terbuka Hijau (RTH). Karena sejak dulu, Lapangan Merdeka sudah menjadi RTH. Banyak orang yang datang dan berkumpul di sana. Pemkot juga harus bisa memertanggungjawabkan dana APBN yang telah dikucurkan pemerintah pusat,” ungkap Orator, La Ode Riski Satria.

Menurut massa, cukup sudah beberapa situs sejarah di Kota Baubau dirusak oleh pembangunan infrastruktur. Tetapi untuk Lapangan Merdeka, jangan lagi. Sebab area tersebut merupakan tempat para petinggi penjajah Belanda tiba pertama kali di Tanah Buton. “Saat ini, masyarakat sudah tidak dapat menjumpai keaslian Baruga yang ada di depan Masjid Agung Keraton Buton. Begitu pula dengan Kasulaana Tombi (tiang bendera) yang ada di Kelurahan Sulaa. Semua tidak ada lagi, karena dirusak. Makanya, kali ini apapun alasannya, kami tidak akan terima ada pembuatan taman di Lapangan Merdeka,” protes mahasiswa HMPS Pendidikan Sejarah itu. ucapnya dengan nada tegas.

Sekretaris Bappeda Kota Baubau, Andi Hamzah M, mengungkapkan, program pembuatan Taman Revolusi Mental tersebut telah direncanakan sejak tahun 2015 lalu. “Menurut kami, Lapangan Merdeka bukan bagian dari situs sejarah yang tidak boleh dilakukan pembangunan. Selanjutnya, pembangunan di sana kita tidak akan merubah apapun, melainkan hanya untuk membuat taman,” jawabnya. (b/ahi)

Komentar

komentar

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan LA
Dalam melaksanakan tugas jurnalistik, wartawan Kendari Pos dibekali tanda pengenal. Tidak diperkenankan menerima, apalagi meminta, imbalan dari siapapun, dalam bentuk apapun, serta dengan alasan apapun.

Copyright © Kendari Pos 2016 The Mag Theme. Theme by FAJAR.CO.ID

To Top