Parkir di Sempadan Jalan, Izin Trayek Angkot Kendari Bakal Dicabut – Kendari Pos Online
Iklan pajak

Konkep
UHO Cup Iklan Iklan 10 Iklan 23
Metro Kendari

Parkir di Sempadan Jalan, Izin Trayek Angkot Kendari Bakal Dicabut

kendaripos.fajar.co.id — Pengguna jalan raya belum sepenuhnya mematuhi Peraturan Daerah Kota Kendari Nomor 10 tahun 2014 tentang ketertiban umum dan ketentraman masyarakat. Padahal salah satu konten perda adalah larangan penggunaan sempadan jalan untuk parkir kendaraan. Jika melanggar, sanksi denda menanti dari Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Kendari. Bahkan pencabutan izin trayek bagi angkutan kota (angkot) akan diberlakukan Dishub.

Sebab, sempadan jalan yang cakupannya adalah bahu jalan, trotoar dan drainase jika digunakan tidak sesuai peruntukkannya maka akan mencipta ketidaktertiban kondisi jalanan. Imbasnya, pengguna jalan lain terganggu dengan adanya parkir kendaraan tidak sesuai tempatnya.

Seperti yang terjadi pada sempadan jalan dekat SPBU Tapak Kuda, Kendari yang dijadikan kawasan parkir kendaraan bertonase besar.  Apalagi, dimensi kendaraan yang besar seringkali menyempitkan ruas jalan yang digunakan pengendara lain.

Kepala Bidang Perhubungan Darat Dishub Kota Kendari, Agus Sutarto menegaskan akan memberlakukan sanksi denda dan pencabutan izin trayek bagi pelanggar Perda Nomor 10 tersebut. Menurutnya, parkiran di kawasan tersebut tidak sesuai dengan peraturan yang berlaku. Semestinya, kata Agus, kendaraan dengan tonase besar harus menggunakan kawasan khusus sebagai area parkirnya. “Harusnya mereka parkir di lahan yang disewa dari warga. Tapi memang akhir-akhir ini terlihat sudah meluber hingga kebahu jalan. Itu tentu tidak dibenarkan,” ujar Agus Sutarto.

Sebagai langkah penganganan oleh Dishub, masih Agus, akan dibentuk tim terpadu yang bertugas mengawasi kendaraan yang parkir tidak pada tempatnya. Tim terpadu nantinya akan dikoordinasikan dengan instansi terkait. “Kita masih tunggu Surat Keputusannya. Nanti akan ada dari Dirlantas dan Dinas PU. Kami konsultasikan dulu ke Wali Kota,” ungkapnya.

Untuk langkah awal, Dishub melakukan imbauan agar para sopir dan perusahaan pemilik kendaraan mengindahkan Perda tentang ketertiban umum. “Kita sosialisasikan saja dulu sambil imbauan juga disampaikan,” imbuhnya. (Alfin)

Komentar

komentar

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan LA
Dalam melaksanakan tugas jurnalistik, wartawan Kendari Pos dibekali tanda pengenal. Tidak diperkenankan menerima, apalagi meminta, imbalan dari siapapun, dalam bentuk apapun, serta dengan alasan apapun.

Copyright © Kendari Pos 2016 The Mag Theme. Theme by FAJAR.CO.ID

To Top