Masjid Agung Alkautsar akan Dirombak, Dirancang Payung Mirip Depan Nabawi – Kendari Pos Online
Iklan DPRD Koni Sultra
Metro Kendari

Masjid Agung Alkautsar akan Dirombak, Dirancang Payung Mirip Depan Nabawi

Gubernur Nur Alam memsosialisasikan rencana renovasi Masjid Raya Alkautsar, ba’da salat Jumat (12/5/2017)

KENDARIPOS.CO.ID,KENDARI—-Masjid Raya Agung Alkautsar di Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sutra) akan dirombak. Hanya saja rencana renovasi tersebut tidak akan mengubah struktur utama gedung yang ada, tetapi cuma menambah dan mempercantik masjid.

Hal itu disampaikan Gubernur Sultra H. Nur Alam, usai salat Jumat (12/5/2017). Ia mempresentasikan desain masjid di depan jamaah Masjid Raya Agung Alkautsar.

BACA JUGA :  Jamaah Idul Fitri Sudah Memadati Masjid Al Alam Teluk Kendari

Rencananya,  menara masjid akan ditambah satu lagi di sebelah kanan depan masjid. Diantara dua menara nantinya akan dipasang empat payung besar seperti di areal depan Masjid Nabawi, Madina. Di sekitar payung hingga teras masjid yang selama ini menjadi areal parkir akan di lantai dengan keramik hal ini nantinya bisa digunakan jamaah jika gedung bagian dalam telah penuh.

“Jadi, pekarangan depan ini tak lagi menjadi tempat parkir,” kata Nur Alam.

BACA JUGA :  Tinjau Banjir, Gubernur Perintahkan Normalisasi Kali Lepolepo

Menurut pasangan Saleh Lasata ini,  teras masjid akan dirombak total dengan meninggikan dan memperluas sehingga terlihat longgar dan megah. Ornamen dalam masjid juga akan dipercantik dan dinding luar akan direnovasi sehingga jamaah tetap merasa sejuk karena karena udara lebih banyak masuk.

Kata mantan Ketua DPW PAN Sultra ini, kubah utama masjid tidak diubah karena masih kokoh, tetapi akan dibuat kubah bayangan dari baja ringan, sehingga kubah utama akan terlihat lebih mencolok. Di sekitar kubah utama akan dibangun sembilan kubah pendukung.

BACA JUGA :  Safari Ramadhan, Gubernur Titip Istrinya pada Masyarakat Kolaka

“Pembiayaan renovasi masjid ini akan kita alokasikan pada perubahan anggaran artinya sudah bisa dimulai pembangunannya di akhir tahun 2017. Tahun 2018, kita akan alojasikan lagi, sehingga bangunan masjid bisa selesai tahun 2018, walaupun saya tak menjabat gubernjr lagi,” kata Nur Alam.

Hal itu mendapat respon spontan dari para jamaah. “Luar biasa,” kata sejumlah jamaah. (Wal)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan LA
To Top