Wagub Sultra : Transmigran Harus Punya Keterampilan, Jangan Jadi Beban Daerah – Kendari Pos Online
Iklan Jaksa

Biro Umum
Metro Kendari

Wagub Sultra : Transmigran Harus Punya Keterampilan, Jangan Jadi Beban Daerah

Wagub Sultra, Saleh Lasata.

kendaripos.fajar.co.id — Wakil Gubernur Sulawesi Tenggaara, HM Saleh Lasata mengatakan program transmigrasi merupakan perwujudan pemerataan pembangunan. Kendati begitu, pendamping Gubernur Sultra Nur Alam itu menegaskan agar transmigran yang masuk ke Sultra haruslah memiliki keterampilan. Penegasan itu disampaikan HM Saleh Lasata dihadapan Plt. Direktur Jenderal Penyiapan Kawasan dan Pembangunan Pemukiman Transmigrasi (PKP2), Sugito.

“Jangan sampai transmigran yang hadir justru memberatkan (beban) daerah. Sehingga, mereka harus dibekali dengan kualitas dan kemampuan bertani yang mumpuni. Nantinya mereka bisa hidup mandiri didaerah trans dan juga bisa memberi dampak positif bagi pembangunan daerah,” ujar HM Saleh Lasata saat membuka rapat yang dihadiri peserta dari Sulawesi, Maluku dan Papua, kemarin.

Rapat regional itu dimaksudkan untuk mengkaji wilayah calon sebaran transmigran. Purnawirawan TNI tersebut mengaku sangat terhormat dengan dipilihnya Kota Kendari sebagai tuan rumah rapat regional. Harapannya, akan terjalin sinergi dan kerjasama antar daerah dan juga pihak kementerian sehingga dalam pengusulan program penyiapan kawasan transmigrasi dapat bermanfaat secara berimbang.

“Kesempatan ini ada baiknya kita manfaatkan untuk merumuskan program yang betul-betul menyentuh kesejahteraan masyarakat transmigrasi nantinya. Program yang kita usulkan juga semoga direspons dengan baik oleh kementerian,” tambah mantan Bupati Muna itu.

Sebelumnya, Plt Direktur Jenderal (Dirjen) PKP2Trans, Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi RI, Sugito berpesan agar dalam penyusunan usulan program transmigrasi tidak dibarengi dengan program fiktif. “Jangan ada cerita mark up lagi. Mari kita buat program yang bisa mendukung kemajuan daerah sekaligus meningkatkan kesejahteraan warga transmigrasi,” imbuhnya.

Dirinya berharap agar daerah dapat menyiapkan kawasan transmigrasi yang terbaik. Kementerian Desa, PDT dan Transmigrasi kata Sugito, menjamin akan merealisasikan usulan dari daerah. “Apalagi serapan anggaran kita masih rendah yakni baru 10 persen dari Rp 4,5 triliun. Untuk itu, jangan pesimis mengusulkan program ini,” tukasnya.

Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Sultra, Saemu Alwi melaporkan rapat regional dihadiri 204 peserta dari berbagai daerah di Indonesia. Dirinya juga menginformasikan, pengusulan program PKP2Trans dilakukan secara berjenjang dari daerah tingkat II hingga kepusat. “Sesuai dengan UU, usulan PKP2Trans harus berdasar aspirasi. Untuk itu, dalam kesempatan ini semoga saja semua yang kita usulkan dapat direalisasikan kementerian,” tutupnya. (p1/b)

Komentar

komentar

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan LA
Dalam melaksanakan tugas jurnalistik, wartawan Kendari Pos dibekali tanda pengenal. Tidak diperkenankan menerima, apalagi meminta, imbalan dari siapapun, dalam bentuk apapun, serta dengan alasan apapun.


Copyright © Kendari Pos 2016 The Mag Theme. Theme by FAJAR.CO.ID

To Top