Universitas Lakidende Konawe Telorkan 272 Wisudawan – Kendari Pos Online
Iklan Jaksa

Biro Umum
Edukasi

Universitas Lakidende Konawe Telorkan 272 Wisudawan

Staf Ahli Kemeristek Dikti, Dr. Ir. Agus Puji Prasetyono ketika menyerahkan sertifikat kepada salah seorang wisudawan terbaik tingkat fakultas di Unilaki.

kendaripos.fajar.co.id — Angkatan kerja baru bertambah lagi. Dari Konawe, kampus terbesar di wilayah itu, Universitas Lakidende baru saja mengukuhkan 272 mahasiswanya sebagai sarjana. Proses akademik bernama wisuda itu dilakukan akhir pekan (6/5) lalu lewat rapat Senat Terbuka Luar Biasa, wisuda sarjana XX.

Ratusan wisudawan tersebut terdiri dari 9 orang jurusan administrasi, 40 dari teknik sipil, 5 sarjana dari pertanian agribisnis, 32 dari ekonomi manajemen, 42 dari bahasa inggris, 86 orang dari bahasa dan sastra indonesia, 55 dari matematika, dan 3 dari jurusan ilmu hukum. Lulusan terbaik universitas, Sarlinda Mareta program studi manajemen, dengan IPK 3.90 dan masa studi 3 tahun 6 bulan. Selanjutnya tujuh lulusan terbaik fakultas, Aras dengan IPK 3,17 dari jurusan ilmu administrasi, Akwan Mukadir dengan IPK 3,32 dari Teknik Sipil, Nining Juleha dengan IPK 3,16 dari Agribisnis, Mustia dengan IPK 3,61 dari Bahasa dan Sastra Indonesia, Rini Oktavyani Sachrin dengan IPK 3,60 dari Bahasa Inggris, Fredi Batauga dengan IPK 3,87 dari Matematika, dan Marni dengan IPK 3,14 dari jurusan Ilmu Hukum.

Staf Ahli Kemeristek Dikti, Dr. Ir. Agus Puji Prasetyono ketika membawakan orasi ilmiah, sangat mengapresiasi apa yang telah dilakukan perguruan tinggi tersebut, yang mengembangkan sumber daya manusia (SDM) di Konawe dan berfokus pada satu bidang yaitu agroindustri. “Ya, Unilaki telah membuka wacana dan sayap untuk berkembang tidak hanya nasional, namun juga internasional. Apalagi, Unilaki sudah menjalin kerjasama dengan Korea dan sedang melebarkan sayap ke negara lain untuk berbagai bidang lain yang bisa dimanfaatkan masyarakat,” katanya.

Lanjut dia, di Indonesia ada sekiranya 4200 kampus yang telah mengubah paradigma, termasuk Unilaki. Mereka tidak hanya menciptakan SDM yang terampil dan paten, namun harus mampu menjadi agen perubahan di masyarakat. “Saya yakin Unilaki mempunyai banyak kader agen perubahan, yang mampu membawa masyarakat ke dunia ilmu pengetahuan yang lebih luas. Mampu menerapkan teknologi modern dalam kehidupan sehari-harinya,” tandasnya.

1 of 2

Komentar

komentar

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan LA
Dalam melaksanakan tugas jurnalistik, wartawan Kendari Pos dibekali tanda pengenal. Tidak diperkenankan menerima, apalagi meminta, imbalan dari siapapun, dalam bentuk apapun, serta dengan alasan apapun.


Copyright © Kendari Pos 2016 The Mag Theme. Theme by FAJAR.CO.ID

To Top