Terima 216 Laporan Penyimpangan Dana Desa, KPK Turun Tangan – Kendari Pos Online
Space Iklan Garis Batas
Space Iklan
Space Iklan
Space Iklan
Space Iklan
Space Iklan
Nasional

Terima 216 Laporan Penyimpangan Dana Desa, KPK Turun Tangan

kendaripos.fajar.co.id — Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) secara bertahap akan mengevaluasi 216 laporan dugaan penyelewengan dana desa (DD). Wakil Ketua KPK Saut Situmorang mengatakan, secara manajerial menjadi tanggung jawab Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal (PDT) dan Transmigrasi. Sementara, unsur pidananya menjadi tanggung jawab KPK.  ”Resiko korupsi di Indonesia tinggi. Demikian pula alokasi dana desa, hampir 75 ribu desa. Artinya besaran anggaran itu mencapai 75 triliun,” ujar Saut Situmorang saat memberikan penguatan reformasi birokrasi di kantor Kementerian Desa, PDT dan Transmigrasi di Jakarta, Senin (8/5).

Menurut Saut, angka resiko korupsi di Indonesia 55, angka ini lebih besar dari negara Singapura yang hanya 25. Sementara, keberhasilan pembangunan suatu negara bergantung pada kesejahteraan dan daya saing.
Lebih jauh Saut menuturkan, ada beberapa elemen untuk menilai angka resiko di suatu negara. Terkait bisnis dan interaksinya, baik meliputi izin-izin hingga penegak hukumnya dan interaksi pemerintah dan NGO. ”Dari angka resiko korupsi di Indonesia, menunjukkan resiko investasi di Indonesia juga tinggi, dua kali beresiko dibandingkan Singapura,” katanya.

Di tempat yang sama, Sekretaris Deputi Reformasi Birokrasi, Akuntabilitas Aparatur dan Pengawasan, Kementerian PAN dan RB Didit Nurdiatmoko mengatakan, tiga tujuan reformasi birokrasi untuk mewujudkan birokrasi yang bersih, efektif dan birokrasi yang efisien. Hal itu, tentu saja untuk membawa birokrasi tersebut dapat memberikan pelayanan publik. ”Di kementerian desa hasil akuntabilitas kerja 2016 naik hingga 60,98 persen, dibandingkan tahun 2015 hanya 53 persen. Peningkatan ini, menunjukkan sudah baik,” ungkapnya.

1 of 3

Komentar

komentar

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top