Satpol PP dan Anjal Kejar-Kejaran, Akhirnya…. – Kendari Pos
Space Iklan Garis Batas
Pariwara
Pariwara
Pariwara
pariwara
Space Iklan
Metro Kendari

Satpol PP dan Anjal Kejar-Kejaran, Akhirnya….

KENDARIPOS.CO,ID KENDARI– Anak jalanan (Anjal), gembel dan pengamen (Gepeng) sudah menjadi masalah serius yang harus segera ditangani oleh pemerintah. Kehadiran mereka di beberapa sudut Kota Kendari bukan semata-mata karena himpitan ekonomi sehingga harus turun ke jalan mengais rupiah.

Sebaran mereka di setiap traffic light ditengarai diorganisir oknum atau kelompok tertentu untuk meraup keuntungan dari mengekspolitasi anjal dan gepeng. Dengan alasan itulah, Dinas Sosial (Dinsos) Kota Kendari menggelar razia anjal dan gepeng, Jumat (5/5) kemarin. Nantinya, razia itu akan terus diintensifkan.

Koordinator Anjal dan Gepeng yang ditangkap kemarin

Razia yang digelar kemarin terjadi aksi kejar-kejaran di kawasan Jalan Malik Raya-Syech Yusuf. Dinsos yang diback up personel Satpol PP Kota Kendari mengejar anjal dan gepeng yang berusaha kabur saat akan ditertibkan. Untuk menangkap anjal, petugas harus mengeluarkan kekuatan ekstra karena anjal melompati pagar rumah warga sekitar dan bersembunyi di semak-semak diantara pemukiman.

“Kita sebelumnya juga sudah sering melakukan razia seminggu sekali. Namun sekarang karena sudah menjadi ancaman, Dinsos akan mengintensifkan razia dijalan-jalan Kota Kendari,” ujar
Kabag Rehabilitasi Sosial Dinsos Kota Kendari, Rizal disela-sela razia kemarin. Bukti anjal dan gepeng sudah menjadi ancaman Kota Kendari dapat dilihat dari hasil razia yang baru dua hari dilakukan oleh Dinsos Kota Kendari. Setidaknya, sebanyak 40 orang terjaring razia.

Rizal menambahkan ancaman lain yakni anjal dan gepeng ini sudah dijadikan lahan bisnis bagi oknum-oknum tertentu. “Ada yang koordinir anak-anak itu. Bahkan ada juga orang tua yang sengaja mempekerjakan anaknya untuk turun mengamen dan mengemis di jalan. Ini harus segera ditangani,” ungkapnya.

Diduga razia gabungan itu sudah bocor. Beberapa titik target yang didatangi petuga terlihat kosong. Akan tetapi, Dinsos berhasil menjaring beberapa anjal dan ibu-ibu yang berjualan krupuk. Bahkan, di lampu merah perempatan Hollywood, tim Dinsos dan Satpol PP berhasil mengamankan seorang pria yang diduga koordinator anjal dan gepeng.

Disinggung soal, adanya kampung pengemis, Rizal mengungkapkan bahwa bahaya anjal dan gepeng belum sampai kesitu. “Kalau kampung pengemis seperti di Jawa belum sampai kesitu. Namun itu juga yang akan kita antisipasi, jangan sampai kita kecolongan sehingga organisasinya menjadi besar,” tuturnya.

Rizal mengaku sebelum merazia, pihaknya sudah lebih dulu memberikan teguran namun rupanya diabaikan. Rizal mengungkapkan tidak adanya rumah singgah menjadi kendala dalam melakukan pembinaan anjal dan gepeng. “Sehingga setelah diberikan peringatan itu hanya sementara dan mereka pasti akan kembali. Saya berharap Kota Kendari segera memiliki rumah singgah untuk anak jalanan,” tutupnya. (yog/b)

Komentar

komentar

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Download Aplikasi Epaper Kendari Pos

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top