Parah ! Enam Bulan Diusut, Kasus DAK di Muna Masih Kusut – Kendari Pos Online
Iklan pajak

Konkep
UHO Cup Iklan Iklan 10 Iklan 23
HEADLINE NEWS

Parah ! Enam Bulan Diusut, Kasus DAK di Muna Masih Kusut

kendaripos.fajar.co.id — Bekal ilmu penyidikan dan penyelidikan saat pendidikan termasuk pengalaman jadi penyidik, bisa jadi belum cukup sempurna dimiliki jajaran kejaksaan di Kejari Muna. Aroma korupsi yang tercium dari pengelolaan Dana Alokasi Khusus (DAK) Muna tahun 2015, masih cukup kusut. Padahal, sengkarut keuangan itu sudah mulai diusut sejak November 2016 lalu, atau sejak enam bulan lalu.

Belasan pejabat tinggi di Muna sudah bolak-balik memenuhi panggilan penyidik Kejari Muna. Mereka semua dimintai keterangannya ihwal tata kelola DAK 2015 itu, yang nilainya mencapai Rp 250 M. Alih-alih ada tersangka, jadwal ekspose perkara ini di depan Kejati Sultra, yang sudah diagendakan Kamis (4/5), dibatalkan. Alasannya, berkas kurang.

Enam jaksa utama, dibawah pimpinan Kepala Kejaksaan Negeri (Kejari) Muna ditunjuk jadi tim penyidik perkara ini. Ada juga Kasi Intel, Ld Abdul Sofyan, Kasi Datun Enjang Slamet SH, dan Kasi Pidum Yosephus Ary Sepdiandoko.
Tapi hasil kerja belum terlihat. Jaksa masih sulit menentukan, apakah perkara ini layak ke level penyidikan atau bahkan tidak ada sama sekali korupsi dan DAK dikelola dengan baik, serta sesuai aturan.

Kamis (4/5/2017), perkara ini diagendakan dieksposes di Kejati. Sayang, itu juga diundur karena pihak Kejari Muna masih merampungan beberapa berkas yang dianggap kurang. “Ekspos untuk kasus korupsi statusnya ditingkatkan atau tidak harus memiliki data yang kongkrit mengingat korupsi DAK Kabupaten Muna itu anggarannya sangat besar,” kata Kepala Seksi (Kasi) Intel Kejari Muna, Laode Abdul Sofyan, SH saat dikonfrimasi melalui telpon selulernya.

1 of 4

Komentar

komentar

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan LA
Dalam melaksanakan tugas jurnalistik, wartawan Kendari Pos dibekali tanda pengenal. Tidak diperkenankan menerima, apalagi meminta, imbalan dari siapapun, dalam bentuk apapun, serta dengan alasan apapun.

Copyright © Kendari Pos 2016 The Mag Theme. Theme by FAJAR.CO.ID

To Top