PSU Bombana Butuh Rp 5 M, Pj Bupati : Kami Tidak Punya Duit Sebanyak Itu – Kendari Pos Online
Iklan Jaksa

Biro Umum
Politik

PSU Bombana Butuh Rp 5 M, Pj Bupati : Kami Tidak Punya Duit Sebanyak Itu

kendaripos.fajar.co.id — Pemungutan Suara Ulang (PSU) di Pilkada Bombana bakal menguras banyak biaya. Tiga lembaga yang terlibat dalam hajatan demokrasi ronde kedua itu, yakni KPU, Kepolisian dan Panwas, mulai mengestimasi kebutuhan anggaran yang mereka perlukan. Totalnya Rp 5,8 M. Rinciannya, KPU minta Rp 2 M untuk cetak kartu suara serta honor PPK/PPS. Sementara polisi, untuk alasan pengamanan mengajukan proposal anggaran hingga Rp 2,09 M. Sedangkan Panwas, juga lumayan besar yakni Rp 1,8 M.

Ketua Panwaslu Bombana, Darma mengatakan, pihaknya sudah mengajukan anggaran PSU Pilkada putaran kedua Bombana. Estimasi yang diajukan sekitar Rp 1,8 milyar. Anggaran sebanyak itu digunakan untuk memenuhi berbagai kegiatan Panwas di tujuh TPS yang akan melaksanakan PSU. Mulai dari honor penyelenggara di empat kecamatan, sewa kantor, biaya perjalanan dinas, rapat-rapat di sentra Gakumdu, penyidikan hingga anggaran Bintek.

Kapolres Bombana, AKBP Bestari H Harahap juga telah mengajukan anggaran pengamanan PSU Pilkada Bombana. Jumlahnya sekira Rp 2 milyar. Dana sebanyak itu bukan hanya digunakan untuk membiayai pengamanan di tujuh TPS yang akan melaksanakan PSU, tetapi juga untuk pengamanan dibeberapa wilayah yang dianggap rawan. “Estimasi anggaran yang kami usulkan sebanyak dua milyar sembilan puluh juta,” tutur Kapolres, sore kemarin.

Selain Panwas dan Kepolisian, KPU juga memiliki estimasi anggaran untuk melaksanakan Pilkada Bombana putaran kedua. Menurut Ketua KPU Bombana, Arisman, untuk menghelat hajatan pilkada putaran kedua, KPU membutuhkan dana sekitar Rp 2 Milyar. Anggaran tersebut diporsikan buat honor penyelenggara pemilu di tujuh TPS, verifikasi DPT serta berbagai kegiatan KPU lainnya.

Dengan estimasi anggaran yang sudah diajukan penyelenggara pemilu ini, maka dana yang dibutuhkan Pemda Bombana untuk melaksanakan PSU sekitar Rp 5,8 milyar. “Kami tidak memiliki persediaan anggaran sebanyak 5,8 milyar. Dan ini belum termasuk estimasi dari pihak TNI,” ungkap Pj Bupati Bombana, Hj Sitti Saleha kemarin.

Menurut Pj Bupati, anggaran yang disiapkan pemerintah saat ini hanya berkisar Rp 1 Milyar, atau sangat jauh dari kebutuhan anggara PSU. “Kalau dari sisi anggaran yang tersedia saat ini, tidak cukup untuk melaksanakan PSU. Anggarannya tidak cukup bahkan tidak lagi tersedia dalam APBD induk tahun ini,” kata Kadis Perindustrian dan Perdagangan Sultra itu.

Namun demikian, Bupati akan membahas lebih dulu persoalan ini dengan Tim Penyusun Anggaran Daerah (TPAD), sambil menunggu estimasi anggaran yang diajukan penyelenggara pemilu, baik dari KPU Bombana, Panwas hingga aparat keamanan. Menurut Bupati, sampai kemarin pihaknya sudah menerima usulan anggaran dari aparat keamanan dan panwas.

1 of 2

Komentar

komentar

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan LA
Dalam melaksanakan tugas jurnalistik, wartawan Kendari Pos dibekali tanda pengenal. Tidak diperkenankan menerima, apalagi meminta, imbalan dari siapapun, dalam bentuk apapun, serta dengan alasan apapun.


Copyright © Kendari Pos 2016 The Mag Theme. Theme by FAJAR.CO.ID

To Top