Mantan Sekretaris KPID Sultra Tersangka – Kendari Pos Online
Iklan pajak

Konkep
Zetizen Iklan Iklan 10 Iklan 23
Hukum & Kriminal

Mantan Sekretaris KPID Sultra Tersangka

Ilustrasi

kendaripos.fajar.co.id — Kejaksaan Negeri (Kejari) Kendari menetapkan mantan Sekretaris Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Sultra, Zahra Nurdin sebagai tersangka kasus dugaan korupsi pemotongan anggaran kegiatan tahun 2015. Penetapan tersangka Zahra, setelah jaksa menemukan dua alat bukti. Dia dianggap ikut melakukan pemotongan anggaran makan dan minum pada pos anggaran KPID Sultra. Sayangnya jaksa belum menahan Zahra Nurdin, dengan alasan masih akan melakukan pemeriksaan sebagai tersangka kepada yang bersangkutan.

Kepala Seksi Pidana Khusus (Kasipidsus) Kejari Kendari, Tajudin SH mengatakan Zahra Nurdin diduga melakukan pemotongan anggaran kegiatan komisiner dan beberapa pegawai di KPID tahun 2015, bersama tersangka lainnya, Suarti, mantan bendahara KPID.  Menurut Tajudin, SH, saat ini tim masih melakukan pengembangan kasus tersebut. Sebab, untuk potensi tambahan tersangka, bisa saja terjadi. “Kita sudah tetapkan tersangka,” ujarnya, Selasa (2/5).

Zahra dijerat pasal 2 subsider pasal 3 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaiman diubah pada Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang tindak pidana korupsi. Ancaman hukuman paling rendah empat tahun penjara. Untuk diketahui, sepanjang proses penyidikan kasus ini, jaksa telah memeriksa saksi-saksi yakni dua komisioner KPID periode 2012-2015, Hasan Made Ali dan Kalis. Termasuk La Ali, Koordinator Bidang Kelembagaan KPID Periode 2016-2019 dan Hj Nurhana (bendahara penerima barang). Selain itu, mantan Sekretaris KPID, Zahra Nurdin dan mantan Bendahara KPID, Suarti yang belakangan ditetapkan jadi tersangka. Hasil audit BPKP Sultra, negara mengalami kerugian sekira Rp 100 juta. (ade/b)

Komentar

komentar

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan LA
Dalam melaksanakan tugas jurnalistik, wartawan Kendari Pos dibekali tanda pengenal. Tidak diperkenankan menerima, apalagi meminta, imbalan dari siapapun, dalam bentuk apapun, serta dengan alasan apapun.

Copyright © Kendari Pos 2016 The Mag Theme. Theme by FAJAR.CO.ID

To Top