Kesaksian Ketua KPU Sultra Beratkan Tiga Komisioner KPU Konsel di Pengadilan – Kendari Pos Online
Iklan Jaksa

Biro Umum
Hukum & Kriminal

Kesaksian Ketua KPU Sultra Beratkan Tiga Komisioner KPU Konsel di Pengadilan

Ketua KPU Sultra, Hidayatullah (membelakang) saat menjadi saksi di Pengadilan.

kendaripos.fajar.co.id — Ketua KPU Sultra, Hidayatullah hadir di pengadilan Tipikor Kendari, Selasa (25/4). Dia menjadi saksi dalam sidang korupsi rental mobil yang membelit Ketua KPU Konsel, Jabal Nur dan dua komisioner lainnya, Sutami dan Yusran. Dihadapan majelis hakim tipikor, Hidayatullah mengaku tidak tahu menahu jika ada kontrak pengadaan mobil rental yang ditandatangani oleh komisioner KPU Konsel. Menurutnya, kalau memang hal tersebut dilakukan para komisioner maka itu adalah tindakan yang salah, karena dalam kontrak apapun komisioner tidak bisa melakukan tandatangan karena itu tugas sekretaris KPUD. “Komisioner KPU memang melakukan kesalahan bila hal tersebut terjadi,” ujar pria yang karib disapa Dayat itu, Selasa (25/4) kemarin.

BACA JUGA :  Saksi Bongkar Permainan Komisioner KPU Konsel di Depan Hakim

Dayat menjelaskan sesuai dengan aturan dan undang-undang yang ada, penyewaan mobil rental dalam kegiatan Pilkada itu memang dianjurkan. Namun harus sesuai dengan kebutuhan. Mobil tersebut digunakan untuk distribusi logistik, melakukan sosialisasi dan monitoring. “Ada tujuh KPUD yang ikut Pilkada tahun 2015. Semua menyewa mobil (rental), namun hanya KPUD Konsel yang bermasalah hingga seperti ini, katanya mobil rentalnya fiktif,” ungkap Dayat dalam sidang yang dipimpin Irmawati Abidin, SH.

BACA JUGA :  3 TSK Kasus Pengadaan Baliho KPU Konsel, Ditahan

Menurutnya, penyewaan mobil dapat dilakukan bila dibutuhkan. Itupun kalau ada mobil dinas sebenarnya tidak perlu. Namun mobil dinas KPUD Konsel memang sudah bermasalah jadi bisa menyewa mobil rental. Dayat mengaku tahu jika mobil rental yang digunakan para komisioner KPU Konsel namun soal jumlahnya berapa, dia tidak tahu persis. “Sesuai informasi ada lima mobil rental, dan satu unit itu anggarannya Rp 90 juta. Tetapi angka tersebut saya tidak tahu pasti,” tukasnya.

BACA JUGA :  Saksi Bongkar Permainan Komisioner KPU Konsel di Depan Hakim

Dalam sidang itu, Dayat mengungkapkan kekecewaannya terhadap lima komisioner di KPU Konsel. Perkara itu diketahuinya melalui media massa. Dia pung langsung memanggil kelima komisioner KPU Konsel dan sekretaris KPU Konsel. “Jadi saya panggil untuk menghadap, dan saya sampaikan kepada mereka bila berita itu betul maka kembalikan dana tersebut. Saya sangat kecewa dan terganggu dengan kasus ini,” imbuhnya. (kmr/b)

Komentar

komentar

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan LA
Dalam melaksanakan tugas jurnalistik, wartawan Kendari Pos dibekali tanda pengenal. Tidak diperkenankan menerima, apalagi meminta, imbalan dari siapapun, dalam bentuk apapun, serta dengan alasan apapun.


Copyright © Kendari Pos 2016 The Mag Theme. Theme by FAJAR.CO.ID

To Top