Mei, Rumah Aman Anak Jalanan Difungsikan – Kendari Pos Online
Iklan Jaksa

Biro Umum
Metro Kendari

Mei, Rumah Aman Anak Jalanan Difungsikan

kendaripos.fajar.co.id — Persoalan anak jalanan menjadi perhatian serius pemerintah Kota Kendari. Sebagai pemegang kendali kebijakan, Pemkot bertanggung jawab terhadap hak hidup layak bagi anak-anak jalanan (anjal) tersebut. Bukan saja karena tanggung jawab konstitusional, tapi didasari pula keprihatinan akan masa depan mereka.

Hal tersebut diungkapkan Sri Yastin, Plt. Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPPA) Kota Kendari. Menurut dia, saat ini pihaknya sedang merumuskan kebijakan lanjutan untuk menangani persoalan anjal. “Kita akan perhatikan mereka (anjal,red). Biar bagaimana pun, itu bukan saja sekadar tanggung jawab sebagai pemerintah, tapi juga kita sangat sayangkan jika mereka terus-terusan hidup di jalanan,” ungkap Sri Yastin saat ditemui usai sosialisasi UU Perlindungan Anak Nomor 23 tahun 2002 yang betempat di aula betaqwa Kantor Wali Kota Kendari, Kamis (20/4).

Sri Yastin menjelaskan, Pemkot Kendari menyediakan “Rumah Aman” untuk menampung anjal. Ditempat itu, nantinya mereka dibina dan dilatih. Nantinya, di rumah aman tersebut, Pemkot akan memberikan pendidikan dan pelatihan keterampilan bagi mereka. “Selain itu, pendidikan agama dan pelatiham wirausaha juga akan kita berikan di rumah aman itu,” jelasnya.

Lebih jauh Ketua Penggerak PKK Kota Kendari menjelaskan, rumah aman sudah dibangun sejak 2016, menggunakan APBD. Rencananya, usai peringatan HUT Kota Kendari, rumah aman yang mampu menampung 100 anjal tersebut akan segera difungsikan. “Lokasinya di belakang Masjid Aljariyah, nanti bulan Mei akan kita gunakan,” terangnya.

Dia menambahkan, rumah aman tersebut hanya akan bersifat sebagai tempat penampungan sementara. Sebab, dugaan sementara, para anjal tersebut berasal dari luar Kota Kendari. Bahkan disinyalir ada sindikat yang mengorganisir mereka. “Disitu nantinya hanya sementara. Mungkin setelah dibina, kita kembalikan ke daerah asalnya bagi pendatang. Sedangkan warga lokal akan dicarikan penghidupan yang lebih layak,” katanya.

Selain menyiapkan rumah aman, dalam rangka mencegah anjal ataupun kegiatan eksploitasi anak, DPPPA Kota Kendari juga melakukan sosialisasi untuk meningkatkan kesadaran perlindungan anak bagi masyarakat. Dengan mengundang masyarakat dari 11 kecamatan di Kota Lulo ini. Kegiatan yang berlangsung sejak Selasa lalu tersebut bertujuan menyampaikan pendidikan tentang pemenuhan kebutuhan dan pencegahan kegiatan eksploitasi anak. “Sosialisasi ini termasuk langkah pencegahan eksploitasi anak,” imbuhnya. (b/p1)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan LA
Dalam melaksanakan tugas jurnalistik, wartawan Kendari Pos dibekali tanda pengenal. Tidak diperkenankan menerima, apalagi meminta, imbalan dari siapapun, dalam bentuk apapun, serta dengan alasan apapun.





Copyright © Kendari Pos 2016 The Mag Theme. Theme by FAJAR.CO.ID

To Top