Hebat ! Tiga Wanita dari Sultra Ini, Pewaris Ketangguhan Kartini – Kendari Pos Online
Iklan pajak

Konkep
UHO Cup Iklan Iklan 10 Iklan 23
HEADLINE NEWS

Hebat ! Tiga Wanita dari Sultra Ini, Pewaris Ketangguhan Kartini

Andai RA Kartini masih hidup, perempuan asal Rembang, Jawa Tengah itu pastilah tersenyum melihat perempuan masa kini. Kaum yang dulu pernah ia perjuangkan agar merdeka dan dapat berdiri sendiri, sudah terwujud. Gairah emansipasi, menjalar sampai ke semua lini hidup. Sekarang, profesi apapun, selalu ada wajah-wajah feminim yang bahkan seringkali lebih tangguh dari pria.

Kartini, lahir 21 April 1879 atau 138 tahun silam. Sejak remaja, ia sudah gelisah karena perempuan seperti dirinya tak bisa leluasa. Sekolah tak bisa, apalagi bekerja di luar rumah. Padahal, Kartini percaya, Tuhan tidak salah menciptakan dia sebagai seeorang wanita. Kartini gelisah. Dia bertanya kenapa kaum lelaki tidak mengalami hal yang sama dengan kaum wanita.

Segala yang meresahkan hati dan pikirannya ia tulis dalam sebuah surat-surat yang lantas diterbitkan dalam sebuah buku berjudul Habis Gelap Terbitlah Terang. Buku itu kemudian menjadi candu, dan jadi inspirasi kaum perempuan di Indonesia di masa-masa kemudian.

Di Sultra, sederet perempuan-perempuan tangguh sudah lahir. Mereka menempati posisi-posisi tinggi di berbagai bidang. Ada birokrat sukses, ada yang jadi kepala daerah, pimpinan parpol, Ketua DPRD. Di edisi Hari  Kartini, 21 April 2017 ini, Kendari Pos mengulas tiga Kartini Tangguh dari Sultra yang kami anggap sukses di bidangnya. Ada Hj Sitti Saleha yang merintis karier sebagai seorang birokrat dan kini jadi Pj Bupati Bombana, kemudian Hj Roslina Rahim, seorang politisi yang kini memimpin DPRD Kota Baubau, hingga Muliati Saiman, seorang senator DPD RI.

Hj. Sitti Saleha/Pj Bupati Bombana : Sekarang Pria dan Wanita Sejajar

Hj Sitti Saleha, adalah satu dari banyak “Kartini” tangguh dari Sulawesi Tenggara. Capaiannya saat ini sebagai seorang birokrat tidak diraih dengan mudah. “Kalau dulu Ibu Kartini tidak pernah memperjuangkan kami kaum perempuan, mungkin saya tidak akan sampai ke posisi seperti sekarang,” kata Hj Sitti Saleha.

1 of 5

Komentar

komentar

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan LA
Dalam melaksanakan tugas jurnalistik, wartawan Kendari Pos dibekali tanda pengenal. Tidak diperkenankan menerima, apalagi meminta, imbalan dari siapapun, dalam bentuk apapun, serta dengan alasan apapun.

Copyright © Kendari Pos 2016 The Mag Theme. Theme by FAJAR.CO.ID

To Top