Geger! Perempuan Usur di Muna Ditemukan Tewas, Penuh Luka, Terbungkus Plastik – Kendari Pos
Space Iklan Garis Batas
Pariwara
Pariwara
Pariwara
pariwara
Space Iklan
HEADLINE NEWS

Geger! Perempuan Usur di Muna Ditemukan Tewas, Penuh Luka, Terbungkus Plastik

kendaripos.fajar.co.id –Wa Ode Faisa (70) warga lorong Kancil Kelurahan Watonea Kecamatan Katobu, Kabupaten Muna, Sulawesi Tenggara (Sultra) ditemukan tewas mengenaskan. Diduga, pensiunan PNS di Dinas Pertanian itu merupakan korban pembunuhan. Saat ditemukan tubuhnya terbungkus plastik, kedua tangannya terikat serta mulut disumbat dengan kain celananya sendiri. Bukan hanya itu terdapat luka pada leher akibat lilitan kabel dan luka tusukan didagu bagian kiri serta luka lebam pada wajah akibat benturan benda tumpul.

Kematian korban pertama kali diketahui seorang tukang masak, Wa Bobi (38). Saat itu ia tiba dirumah korban pukul 07.30 Wita. Ia mulai curiga dengan kondisi rumah yang masih terkunci. Sementara pada hari biasa tidak seperti itu. Spontan, Wa Obi memanjat pagar rumah serta mencungkil jendela menggunakan linggis, dibantu sejumlah tukang yang memang sudah hampir sebulan mengerjakan rumah korban. Berhasil membuka paksa pintu rumah, ia dikejutkan dengan kondisi perabot rumah yang berantakan. Selain itu, korban terlihat sudah terbujur kaku dengan kondisi mengenaskan. “Waktu saya datang, saya sempat bertanya sama kepala tukang kenapa belum masuk kerja. Mereka jawab, pintu belum dibukakan ibu. Sehingga saya curiga telah terjadi sesuatu,” ujar Wa Bobi di TKP, Senin (17/4).

“Ketika saya berhasil masuk. Saya lihat perabot rumah terhambur dan korban Wa Ode Faisa sudah tidak bernyawa lagi dan dalam kondisi telanjang. Kondisinya terbungkus plastik, mulut terikat dengan celanaserta diatas pelipis kirinya lebam. Sesekali masih mengeluarkan darah,” jelasnya, kepada Kendari Pos, Senin (17/4).

Saksi lain, La Kosli (57) salah seorang kepala tukang yang bekerja hampir sebulan dirumah korban menuturkan, dirinya melakukan aktifitas renovasi rumah bersama rekannya, pintu pagar rumah korban masih tertutup. Mereka pun tak berani bekerja dan membangun pemilik rumah. Pasalnya, ada beberapa perabotan milik korban berhamburan diluar rumah. “Pas kami tiba, kita lihat barang-barang diluar. Pagar tertutup. Kami juga takut masuk,” timpal warga Desa Bungi Kecamatan Kontunaga itu.

Kepala Satuan Polisi Reserse dan Kriminal (Kasat Reskrim) Polres Muna, Iptu Fitrayadi mengaku pihaknya masih melakukan penyelidikan dengan memeriksa sejumlah saksi. Jenazah korban telah dibawah ke Rumah Sakit Umum Daerah Muna guna dilakukan visum. “Kita akan selidiki diduga kuat korban dibunuh berdasarkan kondisi saat ditemukan,” jelasnya. (Yafruddin)

Komentar

komentar

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Download Aplikasi Epaper Kendari Pos

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top