Bawaslu Sultra Raih Penghargaan, PPL Kendari Terbaik se Indonesia – Kendari Pos Online
Iklan Jaksa

Biro Umum
Politik

Bawaslu Sultra Raih Penghargaan, PPL Kendari Terbaik se Indonesia

kendaripos.fajar.co.id — Kerja keras Panitia Pengawas Pemilihan (Panwaslih) Kota Kendari dalam pengawasan Pilkada tidak sia-sia. Lembaga itu berhasil mendapat apresiasi dari Badan Pengawas Pemilu Republik Indonesia (Bawaslu RI). Hal itu setelah Bawaslu melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan Pilkada serentak 2017 yang diikuti oleh 101 daerah se Indonesia. Panwaslih meraih award untuk kategori PPL terbaik pada pelaksanaan Pemilu.

Koordinator Divisi Penanganan Pelanggaran Panwaslih Kota Kendari, Sahinuddin membenarkan hal itu. Penghargaan yang diberikan pada Selasa (11/4) itu kata dia, merupakan apresiasi atas kinerja Panwas dalam melakukan pengawasan. “Kita dapat award kategori PPL terbaik. Dimana Alamsyah Putra selaku PPL di Lepo-lepo telah berhasil menangkap Operasi Tangkap Tangan (OTT) salah satu satu oknum money politic yang sudah diproses hukum,” katanya saat dihubungi via seluler, (12/4).

Dilanjutkannya, perolehan award tersebut menjadi pelajaran kepada semua Panwas untuk senantiasa menegakkan demokrasi yang bermatabat kedepannya. “Ini juga jadi motiviasi besar untuk penyelenggara kedepan baik Panwas sampai ke jajaran tingkat bawah. Apalagi menghadapi Pilgub, tentu butuh keberanian seperti itu. Dan, penting dalam penindakan aturan sesuai perundangan berdemokrasi,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Bawaslu Sultra, Hamiruddin Udu sebelum penganugerahan Bawaslu Award 2017 itu, ia diminta Bawaslu RI untuk memaparkan dihadapan tim penilai Bawaslu Award sejumlah prestasi yg diraih bawaslu provinsi beserta seluruh jajarannya di bawah. Nah, berdasarkan pemaparan tersebut, maka terpilih salah satu pengawas yakni PPL di Sultra sebagai PPL terbaik dalam melakukan pengawasan Pilkada diantara ratusan ribu PPL di seluruh Indonesia yang menyelenggara Pilkada serentak 2017. Dalam bentuk kegiatan rapat koordinasi nasional evaluasi hasil pengawasan dalam pemilihan gubernur, bupati dan wali kota tahun 2017 di Hotel Menara Peninsula Jakarta 9-11 April 2017 lalu.

Menurut dia, keberanian PPL tersebut untuk melakukan OTT, tentu tidak semua orang bisa melakukannya. Apalagi risiko pada saat ia melakukan itu sangat besar. Bahkan, termasuk nyawanya bisa terancam dari pihak-pihak yang merasa dirugikan oleh tindakannya. Kendati demikian, PPL tersebut juga menyadari bahwa sebagai Panwas tidak ada asuransi baginya dan disatu sisi ditambah risikonya sangat besar. “Tetapi demi menegakkan aturan demokrasi pada pilkada yang berlangsung itu ia tetap ambil risiko itu,” katanya saat dihubungi kemarin.

Dilanjutkannya, prestasi PPL di Sultra selain itu adalah PPL Buteng yang melakukan OTT dalam bentuk barang. Kemudian, Mubar, Bombana OTT serta Kolut dalam bentuk uang. “Dan untuk peraih award itu, kami minta ke PPL nya untuk menerima secara langsung di depan dari Bawaslu RI agar ia tambah semangat. Artinya, tidak diwakili oleh Bawaslu Provinsi dan tdk diwakili oleh panwas kota,” tandasnya. (p11/b)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan LA
Dalam melaksanakan tugas jurnalistik, wartawan Kendari Pos dibekali tanda pengenal. Tidak diperkenankan menerima, apalagi meminta, imbalan dari siapapun, dalam bentuk apapun, serta dengan alasan apapun.





Copyright © Kendari Pos 2016 The Mag Theme. Theme by FAJAR.CO.ID

To Top