Banyak Bukti Baru, Kuasa Hukum Razak-Haris Yakin Sidang Berlanjut – Kendari Pos Online
Space Iklan Garis Batas
Space Iklan
Space Iklan
Space Iklan
Space Iklan
Space Iklan
HEADLINE NEWS

Banyak Bukti Baru, Kuasa Hukum Razak-Haris Yakin Sidang Berlanjut

KENDARIPOS. CO. ID–Menjelang putusan dismissal (penentuan lanjut atau stop) yang direncanakan berlangsung 30 Maret 2017. Para pihak bersengketa khususnya Pilwali Kota Kendari sudah saling klaim bisa memenangkan persidangan. Jika sebelumnya, kuasa hukum KPU Kendari menuturkan keyakinanya hakim tidak akan melanjutkan sidang.

Kini giliran Syahiruddin Latief, Kuasa Hukum pasangan Abdul Razak-Haris Andi Surahman sebagai pemohon di Pilwali Kota Kendari. Ia yang sangat optimis bila gugatan yang diajukan akan dikabulkan hakim. Alasannya banyak kesalahan baru yang menjadi bukti sudah diajukan, seperti pembukaan kotak suara tanpa perintah MK.

BACA JUGA :  Sengketa Berlanjut, MK Agendakan Sidang Pilkada Bombana 13 April

“KPU klaim bahwa buka kotak suara karena perintah MK. Tapi dalam persidangan hakim mengatakan MK tidak pernah perintahkan buka kotak suara. Jadi pasti akan lanjut,” cetusnya, kepada Kendari Pos di Jakarta.

Kata dia, beberapa bukti ditemukannya pemilih ganda sudah diajukan, makanya hakim akan menilai. Sekalipun selisih suara melewati ketentuan tapi hakim punya cara tersendiri untuk melakukan penilaian. Apalagi sangat jelas pelanggaran yang terjadi saat berlangsungnya Pilwali di Kendari.

BACA JUGA :  Harapan di MK Sirna, Rasak-Haris Ajak Pendukung Legowo

“Kita lihat saja hasilnya seperti apa, kita tunggu saja. Dan saya percaya hakim akan mengeluarkan putusan yang adil. Bukti yang kita ajukan sangat jelas adanya kecurangan sebelum dan saat berlangsungnya pemungutan suara di TPS,” pungkasnya. (dan)

Komentar

komentar


Notice: Trying to get property of non-object in /home/kendaripos/public_html/wp-content/themes/flex-mag 1.13/functions.php on line 1001
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top