Wilayah Strategis, DPR Setuju Ibu Kota Pindah ke Palangkaraya – Kendari Pos Online
Iklan Jaksa

Biro Umum
Nasional

Wilayah Strategis, DPR Setuju Ibu Kota Pindah ke Palangkaraya

Ilustrasi

KENDARIPOS. CO. ID–Ide memindahkan ibu kota ke Palangkaraya disambut positif Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI. Mereka menilai Jakarta sudah tak lagi ideal lantaran sederet kompleksitas masalahnya. Mulai dari macet, banjir, hingga tingkat kepadatan penduduknya.

Di sisi lain, Palangkaraya merupakan daerah yang sangat strategis. Menurut Anggota Komisi II DPR, Arteria Dahlan, wilayah yang terletak di Kalimantan Tengah itu bukan masuk ring of fire alias tak memiliki gunung berapi aktif. Sehingga, potensi bencana alamnya sangat rendah.

BACA JUGA :  Kalau Ibu Kota Pindah, Jakarta Cocok jadi Kota Bisnis

“Bukan daerah gempa juga. Saya kira cocok dijadikan ibu kota negara,” ujar dia, Senin (20/3).

Politikus Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) itu menambahkan, kondisi Palangkaraya sangat berbanding terbalik dengan di Jakarta. Kata dia, sebaik apapun Gubernur dalam mengelola Jakarta, tetap saja akan menghadapi fenomena alam yang dahsyat.

Dari aspek geografis, Palangkaraya merupakan hamparan datar boleh dikatakan tanpa gunung dan perbukitan. Dengan demikian sangat ideal untuk dijadikan contoh pengembangan dan penataan ruang.

“Di Palangkaraya negara bisa menjadikan pilot project tata ruang. Tuangkan ide, cita dan gagasan dalam membangun ruang daratan, bawah tanah maupun udara yang akan menjadi blue print sekaligus contoh tata ruang Indonesia,” imbuhnya.

BACA JUGA :  Kalau Ibu Kota Pindah, Jakarta Cocok jadi Kota Bisnis

Kemudian dari aspek pertahanan, Palangkaraya, Kalimantan Tengah juga memiliki daratan yang sangat luas, sehingga ideal dan bagus sekali untuk menjadi benteng pertahanan.

Hal senada diungkapkan anggota Komisi II DPR, Achmad Baidowi. Menurutnya, wacana pemindahan ibu kota bagus untuk mengatasi keruwetan ibu kota Jakarta.

Wakil Sekretaris Jenderal Partai Persatuan Pembangunan (PPP) ini menambahkan, pemindahan pusat pemerintahan juga akan menghasilkan pemerataan pembangunan dan pertumbuhan ekonomi. Sehingga tidak hanya terkonsentrasi di pulau Jawa saja.

BACA JUGA :  Kalau Ibu Kota Pindah, Jakarta Cocok jadi Kota Bisnis

Dia mengusulkan Jakarta akan dialihkan menjadi pusat perdagangan dan jasa. Sedangkan Palangkarya dijadikan ibu kota. “Dengan demikian, persoalan kemacetan di Jakarta bisa teratasi,” jelasnya.

Menurutnya pemisahan pusat pemerintahan dengan pusat perdagangan dan jasa juga sudah banyak dilakukan di negara-negara lain. Seperti Malaysia,

Amerika Serikat, Australia, Jerman. “Usulan Kalimantan Tengah bukan kali ini sekarang tinggal keberanian mengambil keputusan politik saja,” tutupnya.(cr2/JPG)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan LA
Dalam melaksanakan tugas jurnalistik, wartawan Kendari Pos dibekali tanda pengenal. Tidak diperkenankan menerima, apalagi meminta, imbalan dari siapapun, dalam bentuk apapun, serta dengan alasan apapun.





Copyright © Kendari Pos 2016 The Mag Theme. Theme by FAJAR.CO.ID

To Top