Lari Tembak Ditempat, Menyerah Bandar Narkoba Dimiskinkan – Kendari Pos
Space Iklan Garis Batas
Pariwara
Pariwara
Pariwara
pariwara
Space Iklan
Hukum & Kriminal

Lari Tembak Ditempat, Menyerah Bandar Narkoba Dimiskinkan

Kepala BNNP Jawa Timur Brigjen Pol Fatkhur Rahman (kanan) ketika berbincang dengan Pimred Jawa Pos Nurwahid (kiri) di ruang redaksi Jawa Pos. (Angger Bondan/Jawa Pos)

KENDARIPOS. CO. ID–Sikap tegas Kepala Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Jatim, Brigjen Pol Fatkhur Rahman, harus ditiru pejabat lainnya. Ia menyatakan, akan menerapkan kebijakan yang lebih tegas dalam memberantas peredaran narkoba.

Pertama, memerintahkan tembak di tempat bagi bandar dan pengedar narkoba yang tak menyerah ketika ditangkap. ’’Tak perlu basa-basi lagi. Tapi, jika mereka langsung menyerah dan kooperatif, tentu kami proses seperti biasa,’’ ujar jenderal polisi bintang satu tersebut.

Dia menilai dampak kejahatan narkoba sangat banyak. ’’Bukan hanya penggunanya, tetapi juga keluarga pengguna. Seluruh masyarakat bisa rusak,’’ katanya.

Kebijakan kedua adalah memiskinkan bandar. ’’Sekali kena, kami akan menelusuri aset-asetnya. Pasti kami jerat dengan pasal-pasal tindak pidana pencucian uang (TPPU, Red),’’ tutur mantan Wadirlantas Polda Jatim itu. Menurut dia, terlalu enak bila bandar masih memegang aset-asetnya. ’’Dia bisa tetap mengoperasikan sindikatnya dari balik penjara. Berbeda halnya jika asetnya sudah disita,’’ tegasnya.

Fatkhur juga menjelaskan pembagian sasaran pengungkapan. BNN tingkat provinsi lebih berfokus pada jaringan, bukan hanya pengungkapan pengguna atau pengedar. ’’Jadi, kami lakukan pemetaan jaringan pada tersangka yang telah ditangkap. Kami telusuri, lalu kami bekuk,’’ terangnya.

Sepanjang 2016, BNNP Jatim mengungkap 47 jaringan dan menetapkan 56 orang sebagai tersangka. Total barang bukti yang disita adalah 21 kg sabu-sabu, lebih dari 30 butir ekstasi, dan 11 kg ganja kering.

Selain itu, Fatkhur menerangkan permen dot yang belakangan diketahui tidak mengandung narkoba. ’’Fenomena ini bagus menurut saya. Sebab, ini menunjukkan kesadaran masyarakat akan bahaya narkoba. Ini modal yang baik,’’ tuturnya. Dengan maraknya isu tersebut, orang tua lebih waspada. ’’Jadi lebih mengawasi anaknya,’’ imbuhnya.(*/c18/ano)

Komentar

komentar


Notice: Trying to get property of non-object in /home/kendaripos/public_html/wp-content/themes/flex-mag 1.13/functions.php on line 1001
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Download Aplikasi Epaper Kendari Pos

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top