Jasad Dua Pendaki Berhasil Dievakuasi – Kendari Pos Online
Iklan pajak

Konkep
UHO Cup Iklan Iklan 10 Iklan 23
HEADLINE NEWS

Jasad Dua Pendaki Berhasil Dievakuasi

Tim evakuasi menyeberangi sungai Wawo di Pos 1, dengan menggotong jasad salah satu korban tewas di Puncak Mekongga. Dua pendaki yang meninggal bisa dievakuasi ke perkampungan sekira pukul 21.15 tadi malam setelah tim berjibaku dengan medan ekstrim dan cuaca tak bersahabat | FOTO: RUSLI/KENDARI POS

kendaripos.fajar.co.id, Lasusua — Setelah melalui perjuangan keras, jasad dua orang pendaki asal Kota Kendari yang jadi korban ganasnya alam di Puncak Gunung Mekongga, Kolaka yakni Edi Mulyadi alias Edi (29) dan La Ode Fitrah alias Toto (23) berhasil dievakuasi ke perkampungan. Kedua pria ini tiba di Dusun III Desa Tinukari Kecamatan Wawo, Kolaka Utara (Kolut) pukul 20.00 Wita tadi malam dengan cara dipikul, terbungkus kantong jenazah.

Perjuangan untuk mengevakuasi keduanya terbilang tidak mudah. Perjalanan tim dimulai di pos 7 kemarin pagi baru tembus ke pos 3 pada pukul 16.50 wita dan  bergerak meninggalkan pos 2 pukul 18.50 Wita, hingga tiba di perkampungan tadi malam. Pihak SAR juga meminta melalui kontak radio Handy Talky (HT) agar tim evakuasi tidak memaksakan diri dan sesering mungkin bergantian memikul jasad Edi dan Toto meskipun pergerakan di percepat menuju perkampungan.

BACA JUGA :  Tangis Keluarga Pecah, Satu Korban Gunung Mekongga Dimakamkan di Muna

Selama perjalanan dari pos 7 radio transistor mereka kerap dimatikan untuk menghemat daya selama perjalanan mengingat jarak yang mereka tempuh cukup jauh. Posko utama menjadi terminal penyampai pesan ke semua pos karena keterbatasan jangkauan jaringan komunikasi HT antar pos oleh tim evakuasi.

Danramil 1412-03/ Lasusua, Kapten Inf Hendrik RB mengatakan, proses evakuasi ini telah melibatkan kekuatan penuh berkisar 70-an personil gabungan. Proses evaluasi dimulai pukul 07.00 wita dimana tim di lapangan terus melakukan perjalanan tanpa henti bergantian antara pos yang satu dengan yang lainnya.

BACA JUGA :  Keluarga Histeris, Dua Pendaki Selamat Tiba di Perkampungan

Proses evakuasi dari pos 2 menuju 1 melambat dikarenakan harus beberapa kali melintasi sungai. Pasalnya, usai isya itu ketinggian air sungai perlahan naik karena di hulu diguyur hujan. Sesampai di posko induk keluarga kedua korban yang melihat bungkusan keduanya dalam gelap itu histeris.

Isak tangis pecah diantara kerumunan warga desa, rekan dan sahabat mereka yang menyambut kedatangan Edy dan Toto. Kedua jasad langsung dibawa menuju Puskesmas Wawo untuk dikemas dan dimasukkan dalam peti dan melanjutkan perjalanan secara rombongan meninggalkan Kolut.

Orang tua Toto, La Ode Taufik saat ditemui di lokasi mengutarakan akan memberangkatkan langsung anaknya ke kampung halamannya di Raha usai dikemas. Barang-barang peninggalan Toto dalam pendakian sudah diterimanya yang diserahkan langsung oleh rekan-rekannya. “Saya akan langsung bawa pulang karena mamanya dia menunggu mi juga kasian,” kata terbatah-bata, menahan sedih.

BACA JUGA :  Dua Pendaki Gunung Mekongga Ditemukan Tak Bernyawa

Sementara itu saat Kendari Pos mengunjungi Puskesmas Wawo, hanya Khairat Umayyah Said (Khai) yang masih dirawat di Ruang Ponek. Ia belum diperkenankan meninggalkan tempat pembaringannya karena kondisinya masih kurang fit. Ia masih kesulitan tidur dan kerap mengalami sakit di dada.

Adapun La Ode Mufasir (Ufan) yang sudah tampak baikan tidak lagi dirawat di puskesmas. Ia sudah berada di posko utama berbaur dengan rekan-rekanya. Keduanya ini enggan meninggalkan Kolut untuk kembali ke Kendari jika tidak bersama jenazah Edi dan Toto. Berakhirnya proses evakuasi tersebut tim pencari baik dari pihak SAR, BPBD, TNI-Polri, PMI, organisasi pecinta alam serta masyarakat mulai membubarkan diri.

Sekedar diketahui, Toto ditemukan kaku di pos 7 di area ketinggian 2352 mdpl dan Edi menghembuskan nafas pada ketinggian 2662 di atas permukaan laut di pos 8. Edi sebelumnya memang dikabarkan rekannya lebih dahulu mengalami gejala serius saat mereka diserang badai ketika hendak kembali ke tendanya di pos 5. (rus)

Komentar

komentar

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan LA
Dalam melaksanakan tugas jurnalistik, wartawan Kendari Pos dibekali tanda pengenal. Tidak diperkenankan menerima, apalagi meminta, imbalan dari siapapun, dalam bentuk apapun, serta dengan alasan apapun.

Copyright © Kendari Pos 2016 The Mag Theme. Theme by FAJAR.CO.ID

To Top