APES! Ketahuan Pungli Lurah Lepo-lepo Ditangkap, – Kendari Pos
Space Iklan Garis Batas
Pariwara
Pariwara
Pariwara
pariwara
Space Iklan
HEADLINE NEWS

APES! Ketahuan Pungli Lurah Lepo-lepo Ditangkap,

kendaripos.fajar.co.id KENDARI– Praktik-praktik pungutan liar (pungli) masih banyak terjadi di instansi pemerintah. Setelah Satuan Tugas (Satgas) Sapu Bersih (Saber) Pungli Polres Konawe Selatan sukses melakukan operasi tangkap tangan (OTT) terhadap lima oknum pegawai Dinas Dikbud, kini giliran Satgas Saber Pungli Polres Kendari mengamankan Lurah Lepo-lepo.

Lurah Ditangkap OTT ...KOmar

Lurah Lepo-lepo Arman diduga melakukan pungli pengurusan berkas sertifikat tanah, kemarin (7/3). Arman diboyong ke Mapolres Kendari sekira pukul 10.30 Wita untuk dimintai keterangan lebih lanjut terkait persoalan tersebut. Penangkapan terhadap Lurah Lepo-lepo dilakukan Satgas Saber Pungli Polres Kendari setelah adanya laporan masyarakat bahwa pejabat tersebut mematok sejumlah uang untuk memperlancar proses pengurusan berkas sertifikat tanah.

Ketua Satgas Saber Pungli Polres Kendari Kompol M. Fahroni mengungkapkan, penangkapan oknum lurah tersebut saat seorang warga hendak mengurus administrasi surat-surat tanah. Namun korban dikagetkan dengan biaya administrasi yang disebutkan oleh Arman. “Diwajibkan menyetor Rp 1 juta. Uang korban hanya Rp 500 ribu. Tidak ada toleransi dari pihak lurah dan sudah mematok harga itu,” ungkap Kompol M. Fahroni didampingi Kasatreskrim Polres Kendari AKP Yunar HP Siraid, kemarin.

Korban kemudian melaporkan hal tersebut kepada Satgas Saber Pungli Polres Kendari. Mendapatkan laporan tersebut, polisi langsung ke Kantor Lurah Lepo-lepo melakukan penyelidikan. Satgas Saber Pungli menemukan barang bukti Rp 500 ribu. Lurah Lepo-lepo langsung diboyong ke Mapolres Kendari untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut terkait dugaan pungli tersebut. “Pelaku sudah kami amankan dan sedang kami lakukan pemeriksaan. Ketentuan untuk membayar dengan nominal yang ditentukan dalam mengurus administrasi di kelurahan itu tidak ada, karena mereka bekerja untuk melayani masyarakat,” jelas Wakapolres Kendari itu.

Kompol M. Fahroni juga akan berkordinasi dengan pihak Pemerintah Kota Kendari untuk memperketat pemantauan oknum-oknum yang melakukan Pungli. Kelakuan oknum tersebut sangat merugikan masyarakat. “Tim Saber Pungli bukan hanya dari kepolisian, tapi pemerintah daerah juga ada Satgas Saber Punglinya. Olehnya, harus melakukan pantauan lebih intensif lagi,” katanya.

Ketua Satgas Saber Pungli Polres Kendari itu mengimbau seluruh masyarakat, bila menemukan adanya pungutan liar yang dilakukan oleh oknum pejabat dalam mengurus administrasi, segera laporkan kepada pihak kepolisian. Untuk para pejabat diharapkan tidak melakukan praktik pungli karena konseskuensinya sama dengan melakukan tindak pidana korupsi. “Pengurusan itu setahu saya gratis, kecuali seperti pengurusan SIM itu pasti membayar karena ada aturan yang mengacu pada perundang-undangan,” katanya.

Hingga pukul 21.00 Wita, Lurah Lepo-lepo Arman masih berada di Mapolres Kendari. Dia masih diamankan untuk kepentingan penyelidikan terkait dugaan pungli tersebut. (kmr/b)

Komentar

komentar


Notice: Trying to get property of non-object in /home/kendaripos/public_html/wp-content/themes/flex-mag 1.13/functions.php on line 1001
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Download Aplikasi Epaper Kendari Pos

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top