Harga Cabai Melambung Bisa Jadi Peluang Usaha – Kendari Pos Online
Iklan DPRD Iklan LA
Ekonomi & Bisnis

Harga Cabai Melambung Bisa Jadi Peluang Usaha

Bibit cabai rawit yang dibagikan secara gratis pada masyarakat saat launching gerakan penanaman cabai rawit oleh Pemprov Sultra, pekan lalu. Foto: Waode Febriani/Kendari Pos

Bibit cabai rawit yang dibagikan secara gratis pada masyarakat saat launching gerakan penanaman cabai rawit oleh Pemprov Sultra, pekan lalu. Foto: Waode Febriani/Kendari Pos

KendariPos.co.id — Melambungnya harga cabai rawit tak selamanya berdampak buruk. Justru ini adalah peluang bagi masyarakat, khususnya para ibu untuk mencoba usaha baru. Ketua Tim Penggerak PKK Sultra, Hj. Tina Nur Alam mengurai, kendatipun peningkatan harga cabai rawit adalah masalah nasional yang menjadi penyumbang inflasi nasional, namun masyarakat perlu memanfaatkan momen dengan baik.

Caranya, kata dia, adalah mulai bertanam cabai rawit dengan memanfaatkan pekarangan rumah. Notabene masyarakat Sultra memiliki tanah lapang di sekitar rumah dan akan lebih baik jika dimanfaatkan untuk menambah pundi-pundi rupiah keluarga. Apalagi, kerjasama dengan  Kementerian Pertanian pun sudah terbangun pada tingkat pusat, serta merta Gerakan Tanam Cabai pun dimulai dan 50 juta bibit bakal ditanam pada lahan pekarangan. Selanjutnya, perwakilan Bank Indonesia bakal membantu dalam penanganan pasca panen, dengan memberikan pelatihan bagi ibu-ibu seputar pembuatan cabai kering, bubuk cabai dan aneka olahan cabai.

“Nantinya, lomba pengolahan cabai juga akan digelar dan bagi pemenang lomba akan diberikan bantuan peralatan dan pendampingan usaha pengolahan cabai. Nah, inilah yang akan didorong menjadi wirausaha baru melalui program pemberdayaan perempuan,” beber anggota DPR RI ini, saat menghadiri launching gerakan penanaman cabe yang dilakukan beberapa waktu lalu oleh Pemprov Sultra.
Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Sultra, Hery Alamsyah menyambut baik hal ini. Menurutnya, momen ini adalah peluang bagi masyarakat. Sehingga, permintaan yang tinggi dan tidak dibarengi harga terjangkau, dapat menjadi celah bagi kaum ibu untuk memulai usaha baru sebagai tambahan penghasilan.

“Selain pemerintah yang berupaya menstabilkan harga, masyarakat pun harus mampu menangkap peluang. Jadi, di musim harga cabai selangit, masyarakat khususnya ibu-ibu dapat memanfaatkan momen. Saaya yakin, ini sangat prospektif,” tegasnya. (feb)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan LA
Iklan Catur
To Top