Rp 100 M untuk Benahi Bandara Haluoleo – Kendari Pos Online
Iklan Jaksa

Biro Umum
Sulawesi Tenggara

Rp 100 M untuk Benahi Bandara Haluoleo

Gubernur Sultra, H Nur Alam menyambut kedatangan Menhub Budi Karya Sumadi di Bandara Halu Oleo, Sabtu (18/2).

Gubernur Sultra, H Nur Alam menyambut kedatangan Menhub Budi Karya Sumadi di Bandara Halu Oleo, Sabtu (18/2).

kendaripos.fajar.co.id,KENDARI–Kapasitas bandara Haluoleo secara perlahan terus ditingkatkan. Tahun ini, Kementerian Perhubungan (Kemenhub) telah mengalokasikan anggaran sebesar Rp 100 miliar untuk menambah fasilitas bandara dan pembangunan gedung baru.

“Tadi saya sudah bicara dengan Pak Gubernur. Intinya, komitmen kami tak berubah. Kemenhub berkeinginan meningkatkan kapasitas Bandara Haluoleo Kendari. Apalagi ini merupakan aset Pemda yang disumbangkan ke masyarakat (negara). Sebagai ucapan terima kasih, tahun ini Kemenhub telah mengalokasi anggaran membangun sejumlah fasilitas bandara,” kata Menhub, Budi Karya Sumadi usai menghadiri Ekspose 9 tahun kepemimpinan Nusa, Sabtu (18/2).

BACA JUGA :  Diisukan Korupsi, Kadishub Sultra Ini Marah Besar

Anggaran yang dialokasikan Kemenhub katanya cukup besar. Tahun 2017, diperkirakan dana yang dikucurkan sekitar Rp 70 miliar sampai 100 miliar. Dana ini dipergunakan buat pembangunan gedung utama, ruang tunggu VIP dan merenovasi sejumlah ruangan. Selain itu, pihaknya akan menambah lagi fasilitas garbarata hingga penambahan landasan pacu atau runway pesawat.

“Tahun ini, saya berharap akhir tahun ini bisa dirampungkan. Bukan sampai di sini saja, peningkatan kapasitas bandara Haluleo ini akan terus berlanjut. Sebab hal ini menjadi prioritas Kemenhub,” kata lulusan jurusan arsitektur Universitas Gajah Mada tahun 1981ini. Tak hanya bandara Haluoleo, Pelabuhan Bungkutoko tetap menjadi perhatian Kemenhub. Saat ini, ia mengakui pengoperasian pelabuhan ini untuk kegiatan bongkar muatan belum maksimal. Padahal pengelolaannya telah ditangani bersama dengan Kementerian BUMN melalui PT Pelindo.

BACA JUGA :  Pemprov Sultra Siapkan Sistem Transportasi Massal Berbasis Jalan

Persoalannya, kedalaman dermaga yang dianggap belum ideal sehingga masih banyak kapal ukuran besar yang enggan berlabuh. “Karena dangkal, maka harus dikeruk. Makanya, Kemenhub berencana mengalokasikan anggaran. Untuk memastikan hal itu, salah satu agenda saya ke Sultra melihat kondisi pelabuhan Bungkutoko,” kata Menhub tanpa menjelaskan estimasi anggarannya.
Dalam proyek pembangunan tol laut, Sultra menempati posisi strategis. Makanya, perhatian Kemenhub terhadap pembangunan dermaga dan peningkatan kapasitas pelabuhan cukup besar. Termasuk pembangunan pelabuhan Bungkutoko dan New Port milik PT Pelindo. Namun untuk saat ini, baru dua titik yakni Wanci (Wakatobi) dan Buton. Makanya, Kemenhub konsen membenahi fasilitas pelabuhan di dua kawasan ini.

BACA JUGA :  Menhub Janji Flight Bali-Wakatobi Mulai April 2017

Untuk mendukung tol laut, pemerintah berencana membangun rumah logistik. Gudang ini dipergunakan untuk menyimpan berbagai produk. Setiap ada produk, tidak langsung didistribusikan secara langsung namun disesuaikan dengan kebutuhan. Hal ini untuk mengatisipasi terjadi kelangkaan. “Untuk merealisasikan hal itu, kami meminta dukungan pemda,” kata pria yang sebelumnya menjabat sebagai Direktur Utama Angkasa Pura II. (Amal)

Komentar

komentar

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan LA
Dalam melaksanakan tugas jurnalistik, wartawan Kendari Pos dibekali tanda pengenal. Tidak diperkenankan menerima, apalagi meminta, imbalan dari siapapun, dalam bentuk apapun, serta dengan alasan apapun.


Copyright © Kendari Pos 2016 The Mag Theme. Theme by FAJAR.CO.ID

To Top