Menteri Amran: Kini Petani Jagung Tak Perlu Khawatir – Kendari Pos Online
Iklan Jaksa

Biro Umum
Ekonomi & Bisnis

Menteri Amran: Kini Petani Jagung Tak Perlu Khawatir

enteri Pertanian Andi Amran Sulaiman mengecek gudang berfasilitas pengering jagung milik PT Vasham Kosa Sejahtera di Desa Campang Tiga, Lampung Selatan, Kamis (16/2). Foto: Fathan Sinaga

enteri Pertanian Andi Amran Sulaiman mengecek gudang berfasilitas pengering jagung milik PT Vasham Kosa Sejahtera di Desa Campang Tiga, Lampung Selatan, Kamis (16/2). Foto: Fathan Sinaga

kendaripos.fajar.co.id,LAMPUNG—Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman mengecek gudang berfasilitas pengering jagung milik PT Vasham Kosa Sejahtera di Desa Campang Tiga, Lampung Selatan, Kamis (16/2).

Fasilitas tersebut, merupakan kerja sama pemerintah dengan perusahaan agar menghentikan impor jagung.

Amran mengatakan, gudang dengan fasilitas pengering tersebut, merupakan impian pemerintah sejak dulu. Menurutnya, fasilitas seperti ini merupakan solusi permanen untuk swasembada pangan dan memakmurkan petani lokal.

“Dengan begini, perusahaan dan petani saling menguntungkan. Keduanya akan membentuk sistem. Saya juga berterima kasih kepada PT Japfa dan Vasha,” kata dia di Gedung PT Vasha.

Dia menjelaskan, petani sangat diuntungkan karena gedung ini. Sebab, baik jagung berkadar air tinggi misalnya di atas 32 persen dan rendah, dihargai oleh PT Vasha. Sehingga, petani tak perlu takut panennya rugi.

“Untuk harga jagung dengan kadar air tinggi alias basah berada di angka Rp 2.700. Sedangkan, untuk jagung kering seharga Rp 3.700. Dulu harga panen raya, jagung dihargai Rp 1.000. Bayangkan perbedaannya,” terang dia.

Pria berdarah Bugis ini juga menyampaikan, harga Rp 3.700 tersebut merupakan angka di atas Peraturan Menteri. Mengingat, Harga Pembelian Pemerintah (HPP) tahun 2016, sebesar Rp 3.200 per kilogram.

“Kalau petani untung kita bisa ekspor jagung, tidak impor lagi. Kita ingin petani tumbuh dan sejahtera. Kasih mereka untung,” pungkas Amran.

Sementara itu, Rachmat Indrajaya selaku Direktur External Relations JAPFA mengatakan, ini komitmen perusahaan dalam mendukung program Kementerian Pertanian dengan menyerap jagung lokal.

Program kemitraan ini dapat terlaksana melalui kerja sama yang baik antara JAPFA dengan PT Vasham Kosa Sejahtera (Vasham) yang juga melibatkan kalangan akademisi, yakni Universitas Lampung untuk program pendampingan dan bimbingan teknis.

Menurutnya, fasilitas corn dryer yang disediakan Vasham itu, berkapasitas 400 ton per hari untuk jagung basah, dengan kadar air 35 persen.

“Masing-masing pihak memberikan kontribusi untuk saling melengkapi yang pada akhirnya, memberi insentif kepada para petani untuk lebih bergairah dalam membudidayakan salah satu tanaman pangan utama ini,” kata dia. (jpnn)

Komentar

komentar

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan LA
Dalam melaksanakan tugas jurnalistik, wartawan Kendari Pos dibekali tanda pengenal. Tidak diperkenankan menerima, apalagi meminta, imbalan dari siapapun, dalam bentuk apapun, serta dengan alasan apapun.


Copyright © Kendari Pos 2016 The Mag Theme. Theme by FAJAR.CO.ID

To Top