Empat Petinggi Mabes Polri Pantau Bombana – Kendari Pos Online
Iklan Jaksa

Biro Umum
Sulawesi Tenggara

Empat Petinggi Mabes Polri Pantau Bombana

kendaripos.fajar.co.id RUMBIA- Pilkada Bombana ternyata menjadi salah satu daerah yang masuk dalam radar perhatian Mabes Polri sebagai salah satu yang dianggap rawan. Persoalan ini pun menjadi perhatian serius Kapolri, Jendral Tito Kanrnavian, sehingga dia menerjunkan langsung empat petingginya dari Mabes, guna memantau hajatan pesta demokrasi lima tahunan tersebut.

pati mabes ke bombana

Ada empat personil Mabes Polri yang diturunkan memantau Pilkada Bombana. Mereka terdiri dari satu perwira tinggi (Pati) dan tiga perwira menengah (pamen). Keempat petinggi dari Markas besar (Mabes) Polri itu adalah, Brigjend Polisi Herry Wibowo (Karo Kermas Sops Mabes Polri, Kombes Herry Dahana, Kombes Agoeng serta Kombes Bambang Nugroho.

“Kehadiran kami untuk memastikan pelaksanaan Pilkada berjalan aman dan lancar,” katanya. Menurutnya, ada beberapa daerah di Indonesia yang rawan konflik, diantaranya Aceh, Papua Barat dan Polda Metro Jaya. Ada juga Banten, Pontianak termasuk Sultra (Sulawesi Tenggara).

Untuk Sultra, setelah dipetakan oleh Kapolda dan dilaporkan ke Kapolri bahwa ada beberapa yang mendapat prioritas dari tujuh daerah yang melaksanakan Pilkada. “Dan Kapolresnya tahu, wilayah mana yang harus dapat BKO, mendapatkan 4 SSK Brimob atau sekitar 400 personil dari Polda NTB dan Jatim, dan diantara mereka didistribusi di Bombana ini,” katanya.

Menurut Herry Wibowo, banyak hal sehingga dinilai rawan konflik. Kerawanan tersebut ada beberapa indikatornya, mulai melawan kotak kosong hingga pasangan yang head to head, sehingga berpotensi terjadi tingkat kerawanan.
Terkait netralitas Polri, Herri Wibowo menjamin Polri hal tersebut. Namun jika ada oknum personilnya yang tidak netral dalam pelaksanaan Pilkada, maka sanksinya bisa diberhentikan dengan tidak hormat.

Herry Wibowo bersama tiga rekannnya tiba di Bombana sekitar pukul 10.00 wita. Saat menginjakan kaki di daerah itu, Herry Wibowo mengunjungi salah satu TPS di wilayah Kasipute. Setelah itu, jenderal bintang satu ini menyambangi gedung serbaguna Kasipute, tempat penginapan personil Brimob dari Nusa Tenggara Barat, untuk membantu pengamanan Pilkada Bombana.

Selain itu, Brigjend Herry Wibowo didampingi Kapolres Bombana AKBP Bestari H Harahap dan para petinggi Polres juga mendatangi gedung KPU Bombana serta bertatap muka dengan Pj Bupati Bombana, Sitti Saleha, di rumah jabatan Bupati.

Selain tim dari Mabes Polri, Pilkada Bombana juga turut dipantau Pj Bupati Bombana, Sitti Saleha. Mantan Asisten III Setda Bombana ini memantau beberapa TPS di wilayah ibukota hingga di Kecamatan Rarowatu Utara dan Lantari Jaya.

Menurut Sitti Saleha, Pilkada Bombana berjalan aman dan lancar. Namun begitu dari beberapa pantauannya di setiap TPS yang di kunjunginya dia mendapatkan laporan dari petugas TPS maupun masyarakat yang hendak memilih, mengeluhkan banyaknya warga yang tidak terdaftar di DPT, padahal di setiap perhelatan Pilkada Bombana, mereka selalu menyalurkan hak pilihnya.

Tidak hanya itu, dia juga menerima keluhan dari warga yang ditemui di TPS, tidak mendapatkan formulir C.6 dari KPPS sehingga mereka tidak menyalurkan hak pilihnya karena tidak adanya surat panggilan. “Kalau yang tahu, tetap datang di KPU dan menggunakan KTP elektonik Bombana untuk memilih. Kalau yang tidak tahu, pasti tidak datang. Laporan ini perlu ditindaklanjuti di KPU,” ungkap Sitti Saleha. (nur)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan LA
Dalam melaksanakan tugas jurnalistik, wartawan Kendari Pos dibekali tanda pengenal. Tidak diperkenankan menerima, apalagi meminta, imbalan dari siapapun, dalam bentuk apapun, serta dengan alasan apapun.





Copyright © Kendari Pos 2016 The Mag Theme. Theme by FAJAR.CO.ID

To Top