Abaikan Panggilan Jaksa, Direktur PT TRK Segera Dijemput Paksa – Kendari Pos Online
Iklan DPRD Koni Sultra
Hukum & Kriminal

Abaikan Panggilan Jaksa, Direktur PT TRK Segera Dijemput Paksa

Najmuddin Haruna

Najmuddin Haruna

KENDARIPOS.CO.ID, KENDARI– Direktur PT Tambang Rejeki Kolaka (TRK) Najmuddin Haruna alias Jojon masih menghirup udara segar. Padahal pihak Kejaksaan Negeri (Kejari) Kolaka telah menetapkan Jojon sebagai tersangka dalam kasus dana jaminan reklamasi tahun 2012 sejak Oktober 2016 lalu. Namun, hingga kini, lembaga penegak hukum yang dinahkodai Jefferdian, SH tersebut belum menindaklanjuti proses hukum selanjutnya pada mantan calon Bupati Kolaka Pilkada 2013 lalu itu.

Kepala Kejari Kolaka, Jefferdian, SH melalui Kasipidsus, Abdul Salam, SH mengatakan, sejak ditetapkan sebagi tersangka, pihaknya telah melakukan pemanggilan terhadap Jojon sebanyak dua kali. Namun semua panggilan tersebut diabaikan oleh tersangka. Untuk itu, dalam waktu dekat jaksa akan melakukan pemanggilan secara paksa terhadap Jojon.

“Jojon tetap akan kami panggil paksa karena dia sudah dua kali mangkir. Sesuai peraturan, kalau sudah dua kali tidak hadir, maka selanjutnya dilakukan pemanggilan paksa. Saat ini belum kami lakukan karena masih dilakukan perampungan berkas dan juga menunggu perintah pimpinan. Tapi yang jelas dalam waktu dekat Jojon akan kami panggil paksa,” tegas Kasipidsus, Jumat (10/2).

Untuk diketahui, Kejari Kolaka telah menetapkan seorang mantan karyawan Bank BUMN bernama Abdullah dan Jojon sebagai tersangka kasus penyimpangan Dana Jaminan Reklamasi (Jamrek) tahun 2012. Dalam perkara itu terjadi penyelewengan yang menyebabkan kerugian negara sekitar Rp 1,5 miliar. Tersangka Abdullah telah ditahan sejak Desember 2016 lalu. Sejauh ini pihak Kejari telah memeriksa sekitar 20 saksi, termasuk mantan Kadis Pertambangan Kolaka, Andi Sastra Pangerang serta mantan Kepala BPKAD, Zulkarnain. (fad)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan LA
To Top