Gelombang Tinggi, Kapal Tradisional Masih Dilarang Berlayar – Kendari Pos Online
Iklan Jaksa

Biro Umum
Metro Kendari

Gelombang Tinggi, Kapal Tradisional Masih Dilarang Berlayar

Sejumlah kapal nelayan masih berlabuh di Teluk Kendari.

Sejumlah kapal nelayan masih berlabuh di Teluk Kendari. Foto: M Syuhada/Kendari Pos

kendaripos.fajar.co.id,KENDARIKantor Kesyabandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kendari belum mau mengambil resiko melihat cuaca ekstrem saat ini. Hingga Senin (6/2), aktivitas pelayaran khususnya pada armada kapal laut tradisional belum diizinkan sejak ditunda pada tanggal 3 Februari. Ketinggian gelombang laut masih mengancam.

Hal itu disampaikan Kepala Seksi Keselamatan Berlayar dan Patroli KSOP Kendari, Rahman Somoale. “Belum ada yang bisa kembali normal. Kami melihat cuaca masih berbahaya,” katanya, kemarin. Hanya ada satu dari empat rute yang diberikan pengecualian yakni jalur Kendari-Wakatobi. Itupun masih harus melalui Pelabuhan Waode Buri, Buton Utara. “Bisa ke Wakatobi, tapi turun dulu di Waode Buri. Nnanti Syahbandar di sana yang perkirakan cuaca, apa memungkinkan lanjut atau tidak,” tambahnya.

Meski sudah bisa diberikan izin berlayar, nahkoda diminta tetap meperhatikan kondisi cuaca. Jika sudah di tengah perairan dan menemukan suasana ombak mencekam maka diimbau agar memutar arah kapal dan kembali ke Kendari. “Alat-alat komunikasi dalam kapal harus normal semua supaya gampang berkoordinasi dengan kami,” sambungnya.

Sementara, jalur perairan Baubau arah Selatan dan Banggai ketinggian ombak 2 sampai 4 meter. Sehingga belum dimungkinkan untuk berlayar bagi angkutan tradisional. Olehnya itu, Rahman sudah menginstruksikan kepala petugas lapangan agar menjelaskan langsung prakiraan cuaca yang dirilis melalui BMKG kepada calon penumpang. “Penumpang banyak, tapi tidak bisa berangkat. Perlihatkan saja data prakiraan cuaca yang dari BMKG itu,” tegasnya. (ely)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan LA
Dalam melaksanakan tugas jurnalistik, wartawan Kendari Pos dibekali tanda pengenal. Tidak diperkenankan menerima, apalagi meminta, imbalan dari siapapun, dalam bentuk apapun, serta dengan alasan apapun.





Copyright © Kendari Pos 2016 The Mag Theme. Theme by FAJAR.CO.ID

To Top