Islamic Centre Diratakan untuk Tower Bank Sultra, Nur Alam: Lahan Pengganti dan Anggaran Sudah Disiapkan – Kendari Pos Online
Space Iklan Garis Batas
Space Iklan
Space Iklan
Space Iklan
Space Iklan
Space Iklan
HEADLINE NEWS

Islamic Centre Diratakan untuk Tower Bank Sultra, Nur Alam: Lahan Pengganti dan Anggaran Sudah Disiapkan

Pembangunan Tower Bank Sultra telah dilakukan, Jumat (3/2) di lokasi gedung Islamic Centre yang telah diratakan.

Pembangunan Tower Bank Sultra telah dilakukan, Jumat (3/2) di lokasi gedung Islamic Centre yang telah diratakan.

kendaripos.fajar.co.id,KENDARIPemprov Sultra tak ingin berlama-lama mengganti gedung Islamic Centre. Seperti halnya aset pemerintah yang diubah peruntukannya, Pemprov telah mengantisipasi dan menyiapkan lahan seluas 5 hektar di kawasan Pusat Promosi dan Informasi Daerah (P2ID). Apalagi gedung ini menjadi kantor beberapa organisasi keagamaan seperti Majelis Ulama Indonesia (MUI) dan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Sultra. Tak ingin menunda pembangunannya, pemerintah langsung mengalokasikan anggaran sebesar Rp 6 miliar melalui APBD induk.

“Sebagai konsekuensi dibangunnya Tower Bank Sultra, tentu pemerintah harus menyiapkan gedung Islamic Centre baru. Jadi tak perlu khawatir, sebab hal itu telah dipikirkan sebelumnya. Seperti halnya gedung 14 lantai Bank Sultra, pembangunannya akan dimulai tahun ini juga,” beber Gubernur Sultra, H. Nur Alam, akhir pekan lalu.

Mantan Ketua DPW PAN Sultra menambahkan, rencana pembangunan Islamic Centre telah masuk tahap tender. Rancangan Umum Pengadaan (RUP) telah ditayangkan melalui Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE). Bila semuanya berjalan lancar, beberapa bulan kedepan atau sekitar April pengerjaan fisiknya dimulai.

Mantan Ketua KONI Sultra ini juga memastikan gedung Islamic Centre akan lebih baik dan representatif. Pembangunan gedung baru lanjut suami anggota DPR RI, Hj. Asnawati Hasan, bagian dari penataan aset pemerintah. Sesuai dengan tuntutan pengembangan Kota Kendari, beberapa aset pemerintah dianggap sudah tak representatif. Makanya, harus dipindahkan ke lokasi baru. Seperti pemindahan kantor di kawasan Bumi Praja Anduonohu maupun melalui kerja sama pemanfataan aset pemerintah dengan pihak ketiga (investor).

Di tempat terpisah, Asisten III Setprov Sultra, I Ketut Puspa Adnyana mengungkapkan pemerintah telah mengalokasikan anggaran sebesar Rp 6 miliar untuk pembangunan gedung Islamic Centre. Tahun ini pembangunanya akan dimulai sebagai bagian dari kebijakan pengalihan fungsi dan peruntukan aset pemerintah. Sebagaimana pemerintah mengganti gedung Pramuka dan KNPI yang lokasinya dikerjasamakan dengan Lippo Group.

“Secara teknis, saya belum tahu gambaran bangunannya. Apakah lantai dua atau bagaimana, namun dipastikan lebih besar dibanding gedung lama. Pasalnya, gedung baru ini dirancang untuk kantor MUI Sultra dan beberapa organisasi keagamaan. Lokasinya sempat diusulkan di Nanga-nanga. Setelah dipertimbangkan ulang, lokasinya tetap di kawasan P2ID,” kata mantan Kepala Biro Administrasi Pembangunan Setprov Sultra. (mal)

Rencana Pembangunan Islamic Centre Baru :
Anggaran : Rp 6 Miliar
Sumber Dana : APBD Induk
Luas Lahan : 5 hektar di kawasan P2ID
Mulai Pengerjaan : April 2017
Peruntukan : Kantor MUI, Baznas Sultra dan organisasi lainnya serta pusat kegiatan keagamaan.

 

Komentar

komentar

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top