Perekrutan P3K Tunggu PP. Simak Nih…. – Kendari Pos Online
Iklan pajak

Konkep
Zetizen Iklan Iklan 10 Iklan 23
Sulawesi Tenggara

Perekrutan P3K Tunggu PP. Simak Nih….

kendaripos.fajar.co.id KENDARI– Harapan pegawai honorer Kategori Dua (K2) untuk diangkat menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS) tahun 2017, relatif sulit. Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB) masih kukuh memperpanjang kebijakan moratorium perekrutan CPNS baru. Meskipun tetap membuka peluang, kursinya terbatas atau hanya untuk formasi tertentu.

Honorer_K2

Kendati demikian, pemerintah tetap membuka peluang bagi pegawai honorer K2 untuk mengabdi di pemerintahan. Hanya saja, jalurnya melalui Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K). Tahun ini, pemerintah berencana merekrut pegawai kontrak. Proses perekrutannya, tinggal menunggu hasil pembahasan pemerintah pusat.

“Kalau kuota CPNS, sepertinya sulit. Tapi kalau ingin menjadi P3K, kemungkinan bisa diakomodir. Prosesnya kan tinggal menunggu Peraturan Pemerintah (PP) disahkan. Makanya, Pemda seluruh Indonesia kini tengah menanti-nanti. Apalagi dalam UU ASN nomor 5 tahun 2015, memang tidak mengenal tenaga honorer. Sementara pegawai non PNS yang mengabdi di Pemda masih berstatus pegawai honorer,” beber H. Lukman Abunawas, Sekretaris Provinsi (Sekprov) Sultra, Kamis (2/2).

Dalam perekrutan pegawai kontrak kata mantan Bupati Konawe dua periode ini, pemerintah akan memprioritaskan tenaga honorer K2. Apalagi masa pengabdiannya sudah diatas 10 tahun. Meskipun tahapannya tetap melalui seleksi, namun tidak seketat seleksi CPNS. Pemda akan memberikan perlakuan khusus bagi mereka. “Saya kira, perekrutan P3K itu hak Pemda. Jadi berikan kewenangan ke daerah merekrut sesuai kebutuhan. Mulai dari pelaksanaan seleksi hingga penetapan. Karena daerah yang paling tahu apa yang mereka butuhkan. Lain halnya, bila perekrutan PNS sebab hal itu sudah menjadi domian pemerintah pusat,” katanya.

Berapa kuota yang direkrut, mantan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Sultra ini mengaku belum bisa memastikan. Proses perhitungannya sama dengan kuota CPNS. Yakni melalui hasil analisis kebutuhan pegawai dan jabatan. Apalagi hasil usulan Pemda masih akan dievaluasi pemerintah pusat dalam hal ini Badan Kepegawaian Nasional (BKN) maupun KemenPAN-RB.

“Koutanya belum bisa saya pastikan. Yang jelas datanya sudah kami miliki. Hasil analisisnya sudah rampung. Kami berharap usulan sebelumnya bisa diakomodir. Jadi kita tunggu saja prosesnya. Saya belum bisa pastikan, kapan dimulai. Namun dari hasil konfirmasi kami, pusat telah memberi sinyal tahap penggodokan sudah hampir rampung. Pusat belum bisa menjanjikan. Namun tahun ini seleksi P3K akan dimulai,” kata Ketua KONI Sultra. (b/mal)

Komentar

komentar

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan LA
Dalam melaksanakan tugas jurnalistik, wartawan Kendari Pos dibekali tanda pengenal. Tidak diperkenankan menerima, apalagi meminta, imbalan dari siapapun, dalam bentuk apapun, serta dengan alasan apapun.

Copyright © Kendari Pos 2016 The Mag Theme. Theme by FAJAR.CO.ID

To Top