Pencabulan Anak Marak, KPAI Kirim Tim ke Bombana – Kendari Pos Online
Iklan Jaksa

Biro Umum
Bombana

Pencabulan Anak Marak, KPAI Kirim Tim ke Bombana

grafis.

ilustrasi.

kendaripos.fajar.co.id,KENDARITim Reaksi Cepat (TRC) Perlindungan Anak, Komnas Perlindungan Anak Indonesia (KPAI), memberikan perhatian serius atas maraknya kasus pencabulan anak di bawah umur di Kabupaten Bombana. Buktinya, begitu tahu ada kasus asusila tersebut, TRC Komnas PAI langsung turun ke daerah itu guna menemui para pelaku termasuk korban pencabulan.

Tidak hanya itu, TRC perlindungan anak berjanji akan menurunkan tim Trauma Healing (penyembuhan trauma) untuk membangun kembali mental para korbannya. “Saat ini tim trauma healing, masih melakukan pendampingan di salah satu daerah di pulau Jawa. Insya Allah, usai dari sana, kami agendakan ke Bombana untuk melakukan hal yang sama kepada korban pencabulan,” kata Bimasena, dewan pengawas TRC Perlindungan Anak KPAI saat ditemui di ruang kerja Kapolres Bombana, akhir pekan lalu.

Bimasena menerangkan, pendampingan trauma healing bisa dilakukan dengan berbagai cakupan. Mulai dari terapi perilaku, terapi bermain serta terapi keluarga. Sebab, baik memori si korban ataupun keluarga korban tidak mudah untuk dihapus. Terlebih para korbannya tengah masa pertumbuhan, yakni usia 5 tahun dan 13 tahun.

“Dengan kejadian yang mereka alami, sudah pasti menimbulkan trauma kepada korban dan keluarganya. Makanya perlu dilakukan pendampingan,” jelasnya.

Kehadiran TRC KPAI di Bombana disambut Kapolres Bombana, AKBP Bestari H Harahap. Bimasena bersama dua rekannya, kemudian menemui tiga pelaku pencabulan di ruang tahanan Polres Bombana. Setelah itu, menemui keluarga korban pencabulan di bilangan Rumbia.

Menurut Bimasena, kasus pencabulan anak dibawah umur memang lagi marak terjadi akhir-akhir ini. Bukan hanya di wilayah Bombana, beberapa Kabupaten di Sultra, TRC juga menerima laporan yang sama.

Namun khusus di Bombana, Bimasena memberi pujian terhadap kinerja polisi di bawah komando AKBP Bestari H Harahap. Dari tigas kasus yang terjadi dalam waktu sepekan, polisi di Polres Bombana hanya membutuhkan waktu tiga hari untuk mengungkap dan menangkap pelakunya. (nur)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan LA
Dalam melaksanakan tugas jurnalistik, wartawan Kendari Pos dibekali tanda pengenal. Tidak diperkenankan menerima, apalagi meminta, imbalan dari siapapun, dalam bentuk apapun, serta dengan alasan apapun.





Copyright © Kendari Pos 2016 The Mag Theme. Theme by FAJAR.CO.ID

To Top