KPK Resmi Tahan Bupati Buton Nonaktif, Umar Samiun Terlihat Tegar dengan Rompi Oranye – Kendari Pos Online
Iklan Jaksa

Biro Umum
HEADLINE NEWS

KPK Resmi Tahan Bupati Buton Nonaktif, Umar Samiun Terlihat Tegar dengan Rompi Oranye

Bupati Buton Non Aktif, Umar Samiun mengenakan rompi tahanan KPK. RAMADHAN/KENDARI POS

Bupati Buton Non Aktif, Umar Samiun mengenakan rompi tahanan KPK.
RAMADHAN/KENDARI POS

kendaripos.fajar.co.id,JAKARTA—-Bupati Buton nonaktif, Samsu Umar Abdul Samiun secara resmi menjadi tahanan Komisi Anti Korupsi (KPK), Kamis (26/1). Hal itu diketahui pada pukul 17.00 WIB, setelah menjalani pemeriksaan Umat Samiun keluar dari gedung KPK telah menggunakan rompi tahanan komisi anti rusuah yang berwarna orangye.

Di bawa pengawalan petugas KPK, Umar Samiun terlihat berusaha tegar, senyum masih menghiasi wajahnya ketika kilatan kamara wartawan terus membidiknys. Saat menuju kendaraan yang hendak mengantarnya ke tempat tahanan KPK, massa dari Buton yang menunggunya di depan gedung KPK menyambut umar dengang perasaan sedih. Beberapa diantarnya berusaha memeluk Umar Samiun dengan mata berkaca-kaca. Bahkan, ada seorang ibu yang menangis keras ketika memeluk Umar Samiun.

BACA JUGA :  Pelan tapi Pasti, KPK Tetap Tangani Kasus Bupati Buton

Meski begitu, simpatisan Umar Samiun tak bisa berbuat banyak. Mereka harus iklas ketika petugas KPK menggelandang calon bupati buton yang akan berhadapan dengan kotak kosong itu ke mobil tahanan KPK. Beberapa saat kemudian Umar Samiun pun diantar menggunakan kendaraan menuju ruang tahanan KPK.

Umar Samiun yang terbelit kasus dugaa suap mantan Ketua MK Akil Mochtat, ditangkap petugas KPK, saat baru turun dari tangga pesawat di Bandara Soekarno Hatta. Penangkapan itu karena Umar Samiun dianggap tidak kooperatif dalam memenuhi panggilam KPK. Dua kali surat panggilan KPK dilayangkan, namun Umar Samiun tidak hadir. Dia justru melayangkan guvatan praperadilan terkait status tersangka yang disandangnya.

BACA JUGA :  Umar Samiun Gugat KPK, Sidang Perdana Hari Ini

Upaya hukum Umat Samiun untuk lolos dari jeratan hukum KPK, kandas. Pengadilan Negeri Jakarta Selatan yang menangani kasus tersebut, menolak gugatan praperafilan Umat Samiun.

Tak menunggu waktu lama, hanya berselang sehari setelah putusam PN Jaksel, petugas KPK pun menjemput Umar Samiun di tangga pesawat yang mengantarnya di Bandara Soekarno Hatta, Jakarta.

BACA JUGA :  SAH! KPK Resmi Tersangkakan Bupati Buton, Umar Samiun

Kasus yang membelit Umar Samiun ini merupakam pengembangan dari kasus suap Akil Mochtat, mantan Ketua MK. Saat persidangan terungkap, Umar Samiun ternyata pernah mentransfer uang ke rekening perusahaan yang terkait Akil Mochtar. Saat persidangan Umar Samiun mengakui mentransfer dana dimaksud, namun katanya itu bukan suap. Umar justru mengaku diperas.

Untuk diketahui, transper dana Umar Samiun itu dihubung-hubungkan dengan kasus gugatan di MK terkait Pilkada Buton lima tahun lalu. (Ramadan)

 

 

Komentar

komentar

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan LA
Dalam melaksanakan tugas jurnalistik, wartawan Kendari Pos dibekali tanda pengenal. Tidak diperkenankan menerima, apalagi meminta, imbalan dari siapapun, dalam bentuk apapun, serta dengan alasan apapun.


Copyright © Kendari Pos 2016 The Mag Theme. Theme by FAJAR.CO.ID

To Top