Kapolda Andap Langsung Kebut, Satu Personil Ditnarkoba Positif Zat Adiktif – Kendari Pos Online
Iklan DPRD Iklan LA
Hukum & Kriminal

Kapolda Andap Langsung Kebut, Satu Personil Ditnarkoba Positif Zat Adiktif

Kapolda Sultra, Andap Budhi Revianto bersama Pimred kendaripos.co.id

Kapolda Sultra, Andap Budhi Revianto bersama Sawaluddin Lakawa, Pimred kendaripos.co.id, saat berkunjung ke Graha Pena Kendari Pos, Senin (9/1).

KENDARIPOS.CO.ID,KENDARI—Kapolda Sultra, Brigjend pol. Andap Budhi Revianto mulai memerlihatkan komitmen membersihkan personilnya dari perbuatan melawan hukum. Belum sepekan bertugas di Polda Sultra, Andap telah memerintahkan Direktorat Reserse Narkoba untuk melakukan tes urine secara mendadak pada seluruh anggotanya, Rabu (11/1). Terungkap, dari 67 personil kepolisian di direktorat tersebut yang diperiksa pihak dokter kepolisian Polda Sultra dari Rumah sakit Bhayangkara, ditemukan satu anggota polisi yang urinenya mengandung zat adiktif.

Dirnarkoba, Kombespol Sumarto melalui Kasubbid PID Humas Polda, Kompol Dolfi Kumaseh menjelaskan pemeriksaan tes urine tersebut yang dilakukan secara mendadak tersebut adalah untuk menindaklanjuti perintah Kapolda dalam merespon percepatan pelaksanaan program sebagaimana dipaparkan dalam commander wish (kebijakan) Kapolda Sultra, Selasa (10/1) lalu di hadapan seluruh pejabat jajarannya. “Ini perintah langsung Kapolda,” tegas Dolfi.

Pemeriksaan urine terhadap personil Ditnarkoba juga bertujuan untuk membersihkan personil secara internal sebelum melaksanakan kegiatan penegakan hukum ke luar. “Sebelum memeriksa masyarakat, pihak kepolisian seharusnya bersih dulu dari apa yang akan dia periksa, contohnya seperti Narkoba. Jangan sampai berniat memberantas Narkoba, justru polisinya yang pakai,” ungkap Dolfi.

Aparat Ditnarkoba Polda Sultra saat menjalani tes urine.

Aparat Ditnarkoba Polda Sultra saat menjalani tes urine.

Untuk temuan terhadap seorang anggota yang dinyatakan air seninya positif mengandung zat adiktif, tindakan cepat dilakukan Direktur Reserse Narkoba dengan memerintahkan penyidik melakukan pemeriksaan. Jika terbukti mengonsumsi Narkoba, maka akan dilakukan rehabilitasi dan menjalani sidang disiplin.

“Masih dalam penyelidikan, apakah kandungannya Narkoba atau tidak. Karena anggota polisi tersebut juga sedang mengonsumsi obat dari dokter,” kata Dolfi tanpa menyebutkan identitas oknum polisi tersebut. Pemeriksaan tes urine juga akan berlanjut pada satuan kerja lain dalam waktu yang belum ditentukan. “Semua akan diperiksa namun waktunya tidak dijadwalkan,” tandasnya. (kmr)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan LA
Iklan Catur
To Top