400 Sekolah di Sultra Belum Terakreditasi – Kendari Pos Online
Iklan DPRD Iklan LA
Edukasi

400 Sekolah di Sultra Belum Terakreditasi

Ketua Badan Akreditasi Sekolah, Abdullah Alhadzah menunjukan tabel sekolah terakreditasi di Sultra.

Ketua Badan Akreditasi Sekolah, Abdullah Alhadzah menunjukan tabel sekolah terakreditasi di Sultra.

KENDARIPOS.CO.ID,KENDARISetiap lembaga pendidikan baik negeri maupun swasta, harus melakukan akreditasi. Hal itu dilakukan untuk memperoleh pengakuan dan kelayakan bahwa lembaga edukasi tersebut layak menyelenggarakan pendidikan, tak terkecuali sekolah di Sultra. Saat ini, tercatat 400 sekolah dari 3.407 sekolah di Bumi Anoa belum mengantongi akreditasi. Hal ini diungkapkan Ketua Badan Akreditasi Sekolah Sultra, Prof. Dr. Abdullah Alhadza, MA., kemarin (10/1).

Katanya, secara nasional kelayakan satuan pendidikan di Sultra ini masih rendah. Mengingat 10 persen dari 3.407 sekolah yang ada, belum mengantongi kelayakan dari Badan Akreditasi Sekolah Sultra. Tanpa akreditasi, otomatis banyak hal yang tidak bisa diperbuat oleh lembaganya, misalnya, sekolah tidak bisa menyelenggarakan Ujian Nasional (UN). Artinya, sekolah itu tidak bisa menerbitkan ataupun menandatangani ijazah.

“Sebenarnya, jika dibandingkan dengan tahun 2016 kita mengalami peningkatan. Walaupun itu tidak terlalu signifikan. Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, sehingga sekolah yang belum terakreditasi tinggal di daerah yang baru mekar, tapi tidak semua. Kalau di kota hampir semua sudah mendapat akreditasi,” terang Abdullah.

Menurut Mantan Rektor UMK ini, Dinas Dikbud Kota dan provinsi harus kooperatif untuk mendorong dan mencarikan dana satuan pendidikan agar terakreditasi. Dikarenakan, dana dari APBN selalu tidak cukup. Artinya, mesti ada inisiatif untuk menyiapkan dana tambahan untuk akreditasi karena kuota dari pusat terbatas. Kepala daerah harus menyiapkan anggaran dan petunjuk pengelolaan dalam APBD nya masing-masing.

“Memang untuk memenuhi 8 standar atau komponen tidak mudah. Tentu butuh proses dan kerja keras yang cukup panjang. Mulai dari standar kompetensi lulusan, proses, tenaga pendidik dan kependidikan sampai dengan evaluasi,” tambahnya.

Dijelaskan, saat ini Badan Akreditasi Sekolah Sultra akan mengeluarkan neraca akreditasi sekolah. Dengan ini, masing-masing sekolah akan ditampilkan persentase akreditasinya dari 8 komponen atau standar nasional pendidikan. “Insya Allah saya akan buat sesuai dengan kapasitas saya selaku ketua badan akreditasi. Mudah-mudahan ini dapat membantu sekolah untuk meningkatkan akreditasinya,” tandasnya.

Sebagai informasi, dari 3.407 sekolah Sultra, sekitar 25 persen terakreditasi A. Kemudian sekitar 50 persen terakreditasi B dan 15 persen masih C. Selebihnya belum mendapat akreditasi yaitu 10 persen. (kendaripos)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan LA
Iklan Catur
To Top