Gaet Wisatawan, Butur Bangun Dua Kampung Wisata – Kendari Pos Online
Koni Sultra
Iklan DPRD
Buton Utara

Gaet Wisatawan, Butur Bangun Dua Kampung Wisata

KENDARIPOS.CO.ID BURANGA- Kabupaten Buton Utara terus berbenah. Selain menggenjot infrastruktur, potensi wisata juga ikut dikebut. Sebagai bentuk keseriusan daerah yang dinahkodahi, Abu Hasan itu menetapkan dua desa sebagai kampung wisata.

 

Kedua desa itu adalah Banua Jaya dan Malanda yang terletak di Kecamatan Kulisusu. Keduanya memiliki panorama alam dan lingkungan yang indah. Letaknya juga tak jauh dari pesisir pantai pasir putih. Ratusan Hutan hektar hutan mangrove terbentang luas dari kedua desa tersebut, menambah pesona keindahan.

 

Tak kalah menarik soal keunikan budaya dan kearifan lokalnya yang terus dilestarikan. Pemkab Buton Utara optimis menjadi pemikat wisatawan untuk berkunjung ke daerah yang resmi mekar menjadi daerah otonomi baru pada tahun 2007 silam itu.

 

Kepala Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata Buton Utara, La Ode Mustari menuturkan , potensi wisata yang layak untuk dijajaki bagi para pencinta travelling di Buton Utara cukup melimpa. Dimana, kata dia, terdapat bentangan luas ratusan hektar hutan mangrove dan pesisir pantai dengan pasir putihnya menjadi destinasi utama layak untuk dijajaki dan terus gencar disosialisasikan ke khalayak orang banyak. Tak hanya itu, lanjut Mustari, keberadaan air terjun dan air mendidih juga ada di daerah yang resmi menjadi otonomi baru pada tahun 2007 silam itu.

 

“Sebagai langkah konkret pengembangan potensi wisata di Buton Uata. Dua desa yang memiki geografis yang indah ditetapkan sebagai kampung wisata. Nantinya, dua kampung wisata tersebut akan menjadi icon bagi Butur yang layak untuk dikunjungi. Didalamnya ada pelestarian budaya, kearifan lokal daerah setempat dan lingkungan akan disulap seindah mungkin untuk memikat para wisatawan untuk berkunjung ke Butur,” ujar La Ode Mustari saat ditemui diruang kerjanya, kemarin

 

La Ode Mustari menambahkan, potensi wisata di Butur gencar disosialiasikan dikanca nasional. Tak heran, kata dia, jika Kementerian Parawisata dan Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia khususnya membidangi pengembangan parawisata membidik potensi hutan mangrove di Buton Utara.

 

“Potensi wisata kabupaten Buton Utara cukup melimpa. Hanya saja, belum terlalu diperkenalkan secara maksimal di kanca nasional beberapa tahun terakhir. Insya Allah dibawah kememimpinan saya akan membawa angin segar bagi potensi wisata di Buton Utara,” tandas pria yang masih menjabat sebagai pelaksana sementara di Dispora Buton Utara itu. (Hadrian)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan LA
To Top