IMB Bermasalah, Bupati Harus Hentikan Pembangun Smelter PT SSU – Kendari Pos
Space Iklan Garis Batas
Pariwara
Pariwara
Pariwara
pariwara
Space Iklan
Bombana

IMB Bermasalah, Bupati Harus Hentikan Pembangun Smelter PT SSU

Pj Bupati Bombana, harus bersitegang sebelum diizinkan masuk ke lokasi PT SSU di Kabaena, Rabu (2/11).

Pj Bupati Bombana, saat berada di lokasi PT SSU di Kabaena. Foto: Dok Kendari Pos.

kendaripos.fajar.co.id,RUMBIA—Izin Mendirikan Bangunan (IMB) yang diklaim sudah dikantongi PT Surya Saga Utama (SSU) ternyata berpolemik di internal Pemkab Bombana. Penyebabnya, IMB yang diperoleh perusahaan yang sahamnya sudah diakuisisi investor asal Rusia itu, dipertanyakan legalitasnya. Pasalnya, proses penerbitan IMB PT SSU dikeluarkan dengan cara instan karena tidak melibatkan bidang Tata Ruang Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang Kabupaten Bombana.

“Kalau PT SSU mengklaim sudah mengantongi IMB, berarti proses keluarnya inprosedural, karena kami tidak pernah mengeluarkan rekomendasi untuk penerbitan IMB,” kata Asdar, ST, Kepala Bidang Tata Ruang, Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang, Kabupaten Bombana. Mantan kepala bidang Bina Marga ini mengaku, pihaknya memang pernah dilibatkan untuk proses pengurusan IMB PT SSU.

Bahkan stafnya di bidang Tata Ruang turun langsung di PT SSU. Namun sampai sore kemarin, pihaknya tidak lagi dilibatkan hingga  PT SSU mengklaim sudah mengantongi IMB sesuai prosedural.

“Selama ini, kami masih menunggu asistensi gambar serta translate gambar dari bahasa Cina ke bahasa Indonesia. Tapi faktanya, sebelum translate itu kami terima, ternyata IMB nya sudah keluar,” sambungnya.

Sepengetahuan Asdar, proses penerbitan IMB itu tidak keluar begitu saja. Karena sebelum IMB keluar, bidangnyalah yang harus  memberi masukan dan mengeluarkan berbagai  pertimbangan tehnis. Mulai kelayakan bangunan, asistensi gambar, koefisien dasar bangunan dan koefisien lantai bangunan, kesesuai lahannya serta garis sempadan bangunan atau jarak bangunan dari as jalan. Namun anehnya, sebelum semua pertimbangan tehnis ini dikeluarkan bidang tata ruang, PT SSU mengklaim telah mendapatkan IMB.

Sementara itu, La Ode Rahmat Apiti, Direktur Tambang Krisis Center Bombana mengatakan, jika bidang tata ruang tidak dilibatkan dalam proses penerbitan IMB, berarti IMB yang sudah dimiliki PT SSU memang tidak sesuai mekanisme. Jika hal ini benar, maka seluruh bangunan yang sudah berdiri saat ini di lokasi PT SSU di Kabaena, bisa dikategorikan ilegal. Atas persoalan ini, Laode Rahmat menyarankan Pemda Bombana mengambil tindakan tegas, termasuk bila perlu menghentikan sementara pembangunan infrastruktur PT SSU, sambil menunggu perbaikan dari penerbitan IMB yang sesuai mekanisme. “Kalau memang penerbitan IMB nya bermasalah, maka Bupati harus berani mengambil langkah tegas dengan menghentikan sementara pembangunan smelternya. Setelah ini dibenahi, baru bisa dilanjutkan,” ungkap Rahmat Apiti. (nur)

Komentar

komentar


Notice: Trying to get property of non-object in /home/kendaripos/public_html/wp-content/themes/flex-mag 1.13/functions.php on line 1001
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Download Aplikasi Epaper Kendari Pos

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top