Pj Bupati Ingin Wujudkan Pilkada Cerdas di Mubar – Kendari Pos Online
Space Iklan Garis Batas
Space Iklan
Space Iklan
Space Iklan
Space Iklan
Space Iklan
HEADLINE NEWS

Pj Bupati Ingin Wujudkan Pilkada Cerdas di Mubar

Pj Bupati Mubar, Rony Yakob Laute, saat diterima Dirut Kendari Pos, Irwan Zainuddin beserta jajaran di Graha Pena Kendari Pos, Senin (24/10).

Pj Bupati Mubar, Rony Yakob Laute, saat diterima Dirut Kendari Pos, Irwan Zainuddin beserta jajaran di Graha Pena Kendari Pos, Senin (24/10).

kendaripos.fajar.co.id,KENDARI—Pj Bupati Muna Barat (Mubar), Rony Yakob Laute menggandeng DPRD Mubar bertandang di Graha Pena Kendari Pos, kemarin (24/10). Selain mempererat silaturahim, mereka ingin menunjukkan bahwa hubungan eksekutif dan legislatif di Mubar semakin mesra. Mereka berkomitmen bersinergitas dalam membangun Mubar ke depan serta menyukseskan pelaksanaan Pilkada 2017.

“Saya bersyukur Pemda dan DPRD bisa bersinergi lagi dalam membahas berbagai kepentingan masyarakat. Dua tahun komunikasi sempat mandek, bisa kita selesaikan selama lima hari,” ungkap Rony Yakob Laute dalam diskusi dengan anggota DPRD Mubar, direksi dan karyawan Kendari Pos, kemarin.

Kepala Badan Layanan Pengadaan (BLP) Sultra itu menilai, sinergitas kedua lembaga sangat penting dalam membangun daerah. Apalagi sebagai daerah otonomi baru (DOB), Mubar mestinya mengedepankan prestasi demi pencitraan positif di masyarakat maupun pemerintah pusat. “Saat ini tahapan Pilkada sudah digelar. Makanya sangat penting menjaga kondusivitas daerah. Di sisi lain, saya juga punya keinginan menjadikan Mubar sebagai daerah percontohan dalam pelaksanaan pemerintahan maupun Pilkada. Mudah-mudahan indeks demokrasi kita tinggi,” cetusnya.

Kendati hubungan sudah harmonis, namun APBDP Mubar 2016 sudah telanjur menggunakan Perkada (Peraturan Kepala Daerah). Sisi positifnya, sekarang sudah proses pembahasan APBD induk 2017. Nah, diharapkan kondisi serupa tidak terulang lagi. “Intinya, sekarang tidak ada lagi polemik. Fokus kita, mari sukseskan Pilkada serentak,” katanya.

Rony berjanji akan netral di Pilkada. Dirinya juga tidak akan melakukan mutasi, selama tidak ada hal yang sangat mendesak. Permintaan untuk tidak memihak juga ditujukan kepada seluruh PNS lingkup Pemda Mubar. “Saya ingin menciptakan praktek Pilkada cerdas di Mubar. Pesta demokrasi jangan lagi diliputi suasana tegang, tapi harus bergembira. Masyarakat juga harus bebas menentukan pilihannya. Makanya, sejak dilantik saya baru satu malam di kantor. Selebihnya kunjungi DPRD, Polres dan seluruh pihak yang bersentuhan langsung dengan pelaksanaan Pilkada,” bebernya.

Ketua DPRD Mubar, La Ode Koso yang hadir bersama beberapa anggotanya mengaminkan pernyataan Pj Bupati Mubar. Menurutnya, kehadiran Rony Yakob memberi nuansa baru dalam hubungan antara eksekutif dan legislatif. “Sebenarnya, Pj bupati lama dan yang baru sama saja. Hanya bedanya, satu suka dinamika, sedangkan lainnya tidak. Tapi bagi kami, dinamika sebenarnya bagian dari kemajuan kalau dikemas dengan baik,” terang La Ode Koso.

Menurut dia, kritik yang diberikan oleh DPRD maupun media kepada Pemda sangat positif. Paling tidak, bisa mengingatkan kalau yang dilakukan misalnya tidak sesuai aturan. “Jadi, bagi kami sebenarnya kritik itu positif. Lagipula tujuannya untuk kepentingan masyarakat juga,” jelasnya.

Politisi Golkar mengakui kehadiran Rony Yakob sangat berperan dalam terjalinnya kembali hubungan baik antara eksekutif dan legislatif. Kendati begitu, menurutnya juga tidak diterima begitu saja. “Tetap ada dinamika. Saat rapat bersama, terjadi dialog yang alot. Hanya karena komunikasi sebelumnya sudah lancar sehingga semua bisa diselesaikan dengan baik,” ucapnya.

Baik Rony, La Ode Koso maupun anggota DPRD Mubar lainnya menyadari bahwa konflik antara kedua lembaga sangat penting untuk diselesaikan. Nah, kehadiran di Kendari Pos sebagai penguatan untuk disampaikan pada masyarakat bahwa Mubar kini telah harmonis. Tidak ada lagi perbedaan pandangan antara Pemda dan DPRD. “Sebagai media terbesar di Sultra, Kendari Pos menjadi corong utama dalam menyampaikan informasi ke publik. Khususnya Mubar terkait persoalan ini,” tambahnya.

Direktur Utama Kendari Pos, Irwan Zainuddin yang pada kesempatan itu didampingi jajaran managemen Kendari Pos, mengapresiasi kedewasaan pimpinan kedua lembaga. Menurutnya, Kendari Pos memang saat ini sangat konsen dalam mendorong Pemda dalam meningkatkan pembangunan diberbagai bidang. “Sekarang kami menggunakan paradigma baru dalam hal pemberitaan. Tidak lagi mengeksplor berlebihan berita bad news. Tapi yang ditonjolkan adalah berita bagus (good news). Ini adalah bagian dari upaya untuk membantu menciptakan rasa aman dan kenyamanan di masyarakat,” jelasnya.

Seperti kasus Muna Barat, lanjut dia, tidak pernah membuat berita yang bisa menimbulkan konflik. Justru Kendari Pos mendorong supaya Pemda Mubar dan DPRD sinergi, supaya kepentingan masyarakat tidak terabaikan. “Komitmen kami seperti itu. Termasuk kalau kedepan Pemda ingin mengekspos berbagai prestasi yang ada, Kendari Pos siap memfasilitasi. Jika sudah melalui pemberitaan media, kegiatan seperti apapun bisa diketahui seluruh masyarakat di Sultra,” imbuhnya. (inong)

Komentar

komentar

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top