Pria Setengah Abad Bunuh Ular Piton Sepanjang 10 Meter – Kendari Pos
Space Iklan Garis Batas
Pariwara
Pariwara
Pariwara
pariwara
Space Iklan
Muna Barat

Pria Setengah Abad Bunuh Ular Piton Sepanjang 10 Meter

Inilah ular sepanjang 10 meter yang dibunuh La Muhammad, pria setengah abad asal Muna Barat.

Inilah ular sepanjang 10 meter yang dibunuh La Muhammad, pria setengah abad asal Muna Barat.

kendaripos.fajar.co.id,MUBAR—Masuk hutan, seorang diri dan jauh dari pemukiman lalu bertemu ular dengan panjang 10 meter? Membayangkannya saja sudah sebuah horor. Tapi bila kondisinya memaksa, manusia selalu punya cara untuk bisa mengakali ketakutannya, lalu mendadak berubah jadi punya nyali. Hal itulah yang dilakukan La Muhammad, pria setengah abad ini mampu membunuh ular piton sepanjang 10 meter, walaupun dengan lutut gemetar.

Keseharian La Muhammad tiap pagi adalah mencari sapi-sapi miliknya yang ia lepas liarkan di hutan, sekitar daerah Sawerigadi, Muna Barat. Para peternak di daerah itu memang tidak memiliki area khusus tempat mereka memelihara sapi, tapi dibiarkan mencari makanan sendiri ke hutan, sepanjang masih bisa terawasi, dan dipastikan bersama-sama dengan kawanannya.

Itu pula yang dilakukan La Muhammad, Jumat (30/9) akhir pekan ini. Sebelum mencari sapi peliharannya, warga Desa Sawerigadi, Kecamatan Sawerigadi, Muna Barat ini menyempatkan diri ke kebun untuk membersihkan ladangnya. Usai menyelesaikan tugas utamanya pagi itu, Muhammad pun memutuskan mencari sapi ternaknya yang beberapa hari ini tak sempat ia urus.

Hanya saja, kali ini ia lebih risau. Beberapa hari terakhir, beredar kabar soal banyaknya sapi milik warga yang hilang karena dimangsa ular. Ia tak tenang, sebab bisa saja sapi miliknya ikut jadi sasaran. Dengan kekhawatiran yang tinggi, sekira pukul 06.00 WITA, pria berusia 50 tahun itu meninggalkan rumahnya, mencari sapi ternaknya.

Sekira sejam masuk hutan, wajahnya mendadak pias saat di sebuah tempat, tepatnya di kawasan hutan Dana, ia bertemu seekor ular jenis piton. Panjangnya ditaksir 10 meter, dengan perut yang sudah membuncit, seperti baru saja memangsa makhluk bertubuh besar. Lutut Muhammad gemetar. Ia hanya sendiri. “Pasti habis makan sapi ini ular,” begitu batin La Muhammad saat bersua binatang melata itu.

Pria itu benar-benar ketakutan. Tapi ia perlahan bisa menguasai keadaan. Ia pun mendekati ular yang sejak pertama ia lihat sudah tidak leluasa bergerak karena tubuhnya yang kekenyangan. “Saya lihat hanya ekor sama kepalanya yang goyang. Badannya sudah tidak bisa mi apa-apa. Itu mi sa berani, makanya sa coba dekati pelan-pelan,” tutur La Muhammad.

Dengan seutas tali di tangan yang ia bawa untuk mengikat sapi, La Muhammad pun membuat simpul jerat. Ia bahkan tak sadar jika sudah ngompol di celana, karena gemetar. Dengan teknik seadanya, ia lantas melingkarkan tali itu ke leher ular yang hanya sesekali bergoyang. Begitu bisa ia jerat, ujung tali lainnya ia ikat ke pohon.

Walau sudah dalam posisi terikat, ular itu secara naluriah menunjukan perlawanan. Ia mengangkat kepalanya, melihat arah serangan. La Muhammad pun memutar targetnya ke arah ekor. Ujung badan binatang melata itu ia tarik sekencang mungkin, hingga terdengar ada yang putus. Perlawanan hewan buas itu pun akhirnya melemah.

“Saya langsung ambil potongan kayu besar, kepalanya saya incar. Beberapa kali saya hantam, baru saya lihat tidak bergerak. Setelah saya pastikan mati, baru saya bisa tenang,” katanya. Setelah itu, Muhammad berlari menuju kampungnya untuk mengabarkan apa yang baru saja ia alami. Jarak dua kilometer ia tempuh tak sampai setengah jam. Kabar tersebut langsung menyebar, hingga banyak warga yang ikut bersamanya masuk hutan.

Temuan tersebut ternyata bisa juga jadi duit. Dua orang warga mengambil ular raksasa itu untuk diangkut ke mobil pikap, dan dijual di Kambara, Tiworo Raya. Di kampung itu, bisa laku Rp 8000 perkilo. Warga setempat memang sesekali secara berkelompok, sengaja mencari ular di hutan untuk dijual karena daging dan kulitnya ternyata ada yang berani beli.(yafruddin yaddi)

Komentar

komentar

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Download Aplikasi Epaper Kendari Pos

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top