BKD Kolaka Tekan Tingkat Perceraian PNS – Kendari Pos Online
Space Iklan Garis Batas
Space Iklan
Space Iklan
Space Iklan
Space Iklan
Space Iklan
Kolaka

BKD Kolaka Tekan Tingkat Perceraian PNS

15-cerai

kendaripos.fajar.co.id,KOLAKA—Konflik rumah tangga dapat berpengaruh pada kinerja seseorang. Apalagi jika konflik tersebut sampai dibawa pada persidangan di pengadilan untuk bercerai. Olehnya itu, Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kolaka melalui Bidang Pembinaan dan Pensiunan berupaya menekan angka perceraian di lingkup PNS Kolaka.

Kepala Bidang Pembinaan dan Pensiunan BKD Kolaka, Hasimin mengungkapkan, di tahun 2016 ini angka perceraian yang dialami oleh PNS Kolaka mencapai 22 kasus. Jumlah tersebut, untuk sementara masih lebih sedikit jika dibandingkan angka perceraian tahun 2015 lalu. “Tahun 2015 itu angka perceraian PNS mencapai 25 kasus. Sedangkan, di tahun ini di Bulan September tercatat baru 22 kasus,” ungkapnya.

Mantan Lurah Sabilambo itu menuturkan, penyebab cukup tingginya angka perceraian di lingkup PNS Pemda Kolaka yaitu, adanya salah satu pihak yang meninggalkan tempat. Contohnya, pihak perempuan yang berstatus PNS ditinggalkan oleh suaminya yang tidak berstatus PNS untuk menikah ke daerah lain tanpa izin maupun persetujuan dari istri.

“Kalau berdasarkan peraturan, PNS yang menikah lagi tanpa izin dari pasangannya, itu dapat dikenakan sanksi kepegawaian, sedangkan wiraswasta tidak demikian. Hal itulah yang menjadi penyebab orang yang bukan PNS mengkhianati pasangannya, karena mereka tidak terikat aturan tersebut,” jelasnya.

Dia menambahkan, penyebab perceraian lainnya di lingkup PNS Kolaka yaitu adanya ketidakcocokan yang bermula dari gaya hidup modern yang konsumtif dan mengabaikan kebutuhan rumah tangga untuk kepentingan pribadi salah satu pihak.

Untuk menekan angka perceraian pada PNS Kolaka, Hasimin mengaku melakukan mediasi setiap ada PNS yang diketahui atau yang melaporkan akan bercerai. “Jadi setiap PNS yang akan bercerai kami akan memediasinya untuk rujuk. Mediasi yang kami lakukan cukup berhasil, karena di tahun ini kami berhasil memediasi 11 orang PNS yang mau bercerai untuk kembali rujuk,” katanya. (fad)

Komentar

komentar

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top