Hujan Dua Hari, Banjir Landa Konut – Kendari Pos Online
Iklan DPRD Koni Sultra
HEADLINE NEWS

Hujan Dua Hari, Banjir Landa Konut

Bupati Konut, Ruksamin memantau banjir di wilayah kerjanya

Bupati Konut, Ruksamin memantau banjir di wilayah kerjanya

KENDARIPOS.CO.ID,WANGUDU—Intensitas curah hujan yang melanda daratan Konawe Utara pada Jumat malam hingga Sabtu dini hari membuat aktifitas masyarakat terhenti. Pasalnya, hujan yang turun tanpa henti dalam sehari itu membuat sejumlah sungai kecil meluap hingga membanjiri pemukiman padat penduduk.

Banjir terparah terjadi di Kelurahan Andowia Kecamatan Andowia yang hanya berjarak satu kilometer dari ibukota kabupaten Konut, Wanggudu. Penyebab banjir disebabkan tiga sungai kecil yang berada diwilayah Kecamatan Andowia tidak mampu menahan debit air hingga meluap kepemukiman padat penduduk. Insiden itu terjadi pada Sabtu pukul 03.00 dini hari disaat warga Andowia terlelap dari tidurnya.

“Air tiba-tiba naik sekitar jam tiga subuh. Saya biasakan tidur nanti jam-jam 02.00 wita dini hari. Tapi hujannya tambah deras, saya langsung melihat kali Anggomate airnya sudah tumpah ruah dijalan,” ujar Camat Andowia, Usman, yang ditemui dilokasi banjir di Kelurahan Andowia, Sabtu siang, pekan lalu.

Warga yang terlelap dari tidurnya tiba-tiba terbangun disebabkan air sudah menggenangi rumah mereka. Barang-barang yang berhasil diselematkan berupa barang elektronik dibawah ketempat yang lebih tinggi. Ketinggian air sekitar pukul 04.00-09.00 mencapai pinggang orang dewasa. Sekitar pukul 09.30 wita, wabah air yang menggenangi pemukiman warga berangsur surut.

Banjir yang melanda Kelurahan Andowia hanya berlangsung beberapa jam saja, dibandingkan banjir pada tahun lalu yang airnya baru surat selama seminggu.

“Ini banjir hanya lewat saja, karena sungai kecil yang meluap, tapi kalau sungai Lasolo yang meluap bisa sampai satu minggu air genangi rumah warga,”aku Camat Andowia, Usman.

Insiden banjir dadakan yang melanda Kecamatan Andowia tak luput dari perhatian Bupati Konawe Utara, Ruksamin bersama Wakilnya, Raup. Saat mendengar warga Kecamatan Andowia digenangi banjir, sontak saja keduanya bergegas turun lapangan melihat kondisi ril.

Ia pun langsung menggerakan personil pemerintahan seperti Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Konut, Dinsos serta Dinas Kesehatan untuk langsung menurunkan peralatan masing-masing guna memberikan evakuasi maupun pertolongan bagi warga yang terkena banjir.

BPBD menurunkan dua perahu karet guna membantu warga maupun mengevakuasi perabot milik warga yang bisa diselamatkan, termasuk mendirikan posko dilokasi banjir, yang dibackup personil Polsek Asera yang menurunkan anggotanya sebanyak 30 orang plus dua unit perahu karet yang dipimpin langsung Kapolsek Asera, Kompol Seni Pabesak.

Ruksamin, Bupati Konawe Utara mengaku akan memberikan perhatian serius dalam penanggulangan bencana banjir. Sebab, banjir diwilayah Konut kerap menjadi langganan banjir setiap tahunnya. Makanya, pihaknya untuk mengantisipasi banjir pada perubahan APBD nanti, anggaran penanggulangan bencana akan diporsikan.

“Kita juga akan melakukan normalisasi tiga sungai yang berada diwilayah Andowia diantaranya sungai Lambudoni, Anggomate, Weikonggo dengan mendirikan tanggul pembatas,”ujar Ruksamin.

Dilokasi yang sama, Kepala BPBD Konut, Bakring Haruna menjelaskan banjir yang melanda Kecamatan Andowia menyasar delapan desa didalamnya, diantaranya Desa Lamondowo, Anggolohipo, Puwonua, Labungga, Laronanga, Larobende, Amolame, Puusuli plus Kelurahan Andowia.

“Desa Anggolohipo ada 64 unit rumah yang terkena banjir, Larobende 42 unit rumah, Amolame sekitar 50 rumah. Kalau ditaksir ada ratusan rumah di Kecamatan Andowia yang terkena banjir,” rinci Bakring Haruna.

Selain di Kecamatan Andowia, dari data yang diperoleh BPBD Konut di kecamatan lain juga mengalami hal serupa. Seperti di Kecamatan Lasolo tepatnya di Desa Matapila, Kecamatan Asera seperti Desa Tapuwatu, Wanggudu Raya dan Puwanggudu.

“Untuk data yang kami terima ada tiga kecamatan yang terkena banjir. Yakni, Asera, Andowia dan Lasolo. Tapi yang parah banjirnya di Kecamatan Andowia, sementara dikecamatan lain tidak separah di Andowia,” rincinya.

Banjir yang melanda beberapa kecamatan di Konut tak berlangsung lama. Dari pantaun koran ini dilokasi banjir di Kecamatan Andowia, air mulai surut saat menunjukan pukul 09.00 wita keatas. Warga yang rumahnya terkena banjir masih sibuk melakukan pembersihan becek yang dibawah arus banjir. Meski demikan hujan masih terus mengguyur Konut sejak minggu, kemarin. Pemerintah Daerah dibawah kendali kepemimpinan Ruksamin-Raup meminta warga terus waspada dengan hujan yang terus turun. (helmin)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan LA
To Top