Pembukaan MTQ Baubau Berlangsung Meriah – Kendari Pos Online
Iklan DPRD
Bau-bau

Pembukaan MTQ Baubau Berlangsung Meriah

Salah satu hiburan yang ditampilkan pada bagian akhir tarian kolosal pada pembukaan MTQ di Kota Mara Baubau, Sabtu  (19/3/2016) malam.

Salah satu hiburan yang ditampilkan pada bagian akhir tarian kolosal pada pembukaan MTQ di Kota Mara Baubau, Sabtu (19/3/2016) malam.

KENDARINEWS.COM,KENDARI—Pembukaan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-26 tingkat Provinsi Sultra telah ditabuh, Sabtu  (19/3/2016) malam. Pembukaan yang dilakukan di Kota Mara, Baubau ditandai pemukulan beduk secara bersama-sama oleh Gubernur Sultra, H Nur Alam SE MSi bersama Ketua DPRD Sultra, H Abdurrahman Saleh, Walikota Baubau, AS Thamrin dan Wakilnya Hj Maasra Manarfah, Kakanwil Depag Sultra dan anggota Forum Komunikasi Pimpinan Daerah Sultra.

Acara pembukaan lomba seni membaca dan melafazkan Alquran itu berlangsung meriah. Mulai penataan panggung yang dibuat sedemikian rupa, sehingga menyerupai masjid, pencahayaan hingga tari kolosal yang dibawakan siswa siswi se Kota Baubau. Pembukaan diawali dengan parade 16 daerah di Sultra peserta MTQ, minus Kabupaten Kolaka yang tidak mengirimkan satupun utusannya. Sore harinya juga dilaksanakan pawai taruf oleh seluruh peserta.

BACA JUGA :  Naikan Iuran, BPJS Dituntut Pelayanan Maksimal

Terkait ketidakhadiran Kolaka itu, Gubernur Nur Alam pada awal sambutannya meminta untuk dapat dimaklumi, mengingat Kabupaten Kolaka menjadi tuan rumah penyelenggaraan HUT Sultra ke-52 yang tentu membutuhkan perhatian baik dari sisi anggaran dan pelaksanaan, yang dikuatirkan tidak maksimal pelaksanaan keduanya. “Olehnya, Pemkab Kolaka kosentrasi mempersiapkan HUT Sultra yang akan dilaksanakan April 2016,” ungkap Nur Alam.

Gubernur Nur Alam juga menegaskan bahwa, MTQ merupakan event keagamaan yang penyelenggaraannya telah menjadi bagian dari program dan agenda tetap pemerintah, mengingat MTQ yang sarat dengan nilai-nilai kemanfaatan dan kemaslahatan, tidak saja bagi umat Islam tetapi juga lintas umat beragama.

BACA JUGA :  Diduga Dibunuh, Makam Mabnum Dibongkar

“Melalui MTQ secara nyata kita dapat menyaksikan adanya perubahan yang berdampak positif bagi upaya upaya peningkatan kualitas taraf hidup dan kesejahteraan masyarakat. Terlepas itu diyakini adanya kekuatan supranatural berupa berkah yang dapat dilihat dan dirasakan pasca MTQ,” kata Nur Alam.

“Alquran sebagai kita suci seyogyanya menjadi landasan pijakan moral yang kuat dan way of life bagi umat Islam yang harus selalu dibaca, dikaji, difahami, diajarkan dan diamalkan. Tidak ada pilihan lain yang terbaik selain kembali kepada tuntutan Ilahi Rabbi, Alquranul karim,” tambah Nur Alam.

BACA JUGA :  Agung Dukung SYL jadi Ketum Golkar

Tampilnya Kota Baubau sebagai tuan rumah ini adalah kali kedua selama penyelenggaraan MTQ dilaksanakan di Sultra. 16 tahun lalu, Baubau yang masih menjadi ibukota Kabupaten Buton juga pernah menjadi tuan rumah pelaksanaan lomba. Mulai Minggu (20/3/2016) para peserta akan unjuk kebolehan pada berbagai tempat yang telah ditentukan panitia.

Pelaksanaan pembukaan dihadiri para bupati dan wakil bupati se Sultra, termasuk Wakil Bupati Kolaka, Jayadin, Sekprov Sultra, Lukman Abunawas, para kepala SKPD Pemprov Sultra dan kabupaten kota. Ribuan masyarakat juga memadati lokasi pembukaan. Para pedagang kaki lima, rumah makan, hotel dan rumah warga yang disulap jadi penginapan begitu menikmati perputaran ekonomi yang terjadi. (ahi)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan LA
To Top