Gubernur : Tiru Kepemimpinan Cina, Jangan Ikut Ken Arok – Kendari Pos Online
Buton Utara

Gubernur : Tiru Kepemimpinan Cina, Jangan Ikut Ken Arok

Gubernur saat mengambil sumpah dan jabatan Bupati dan Wakil Bupati Kolaka Timur, Konawe Kepualauan dan Buton Utara di Bahteramas Hall Bumi Praja Andonuhu, Rabu (17/2)

Gubernur saat mengambil sumpah dan jabatan Bupati dan Wakil Bupati Kolaka Timur, Konawe Kepualauan dan Buton Utara di Bahteramas Hall Bumi Praja Andonuhu, Rabu (17/2)

KENDARINEWS.COM,KENDARI—-Gubernur Sultra, H Nur Alam SE MSi meminta tiga bupati untuk belajar sejarah kepemimpinan masa lalu. “Ikuti kepemimpinan di kekaisaran Cina, jangan ikut kepemimpinan Ken Arok, walaupun dari akar sejarah bangsa sendiri,” kata Nur Alam, saat menyampaikan sambutannya sesaat setelah melantik tiga pasangan Bupati di Sultra, Rabu siang ini (17/2).

Kenapa demikian? Kalau Ken Arok membabat habis semua yang tak mendukungnya. Pemerintahannya berlangsung otoriter. Banyak orang yang tersakiti dan banyang orang terluka. “Ikutlah apa yang dicontohkan pada pemerintahan kekaisaran di Cina. Mereka berhasil membangun Tembok Cina, tanpa harus saling memusuhi, bahkan pembangunan tembok Cina berlangsung terus dari satu pemerintahan ke pemerintahan lainnya,” katanya.

Secara khusus Nur Alam berharap, para bupati yang lahir dari keinginan rakyat di daerahnya agar tetap berpikir dan bertindak dalam perspektif anak bangsa. Olehnya, tidak mengekspresikan kekuasaannya dengan membabat habis saudara-saudaranya yang dianggap tak memberikan dukungan waktu pilkada. “Sebagai pimpinan daerah memang punya hak istimewa untuk bisa mengangkat dan memberhentikan pegawai, tetapi lakukan secara profesional. Ikuti aturan, mekanisme dan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Jangan baru isu sudah bereaksi,” kata Nur Alam.

Posisi kepala daerah, lanjut Nur Alam, memang merupakan jabatan politik, tetapi tugas dan fungsi yang dilaksanakan adalah tugas teknis. Olehnya, para bupati harus mengusai masalah teknis pemerintahan, baik keuangan, asset dan kepegawaian serta berbagai tugas pemerintahan lainnya. “Jadi, jangan asal teken, karena standard an prosedur pemerintahan itu jelas. Pelajari dan kaji baik-baik, apalagi ilmu pemerintahan berkembang dari waktu ke waktu,” kata Nur Alam.

Pelantikan tiga pasangan bupati yakni, Bupati dan Wakil Bupati Kolaka Timur, Tony Herbiansyah-Andi Merya Nur, Bupati dan Wakil Bupati Konawe Kepulauan, Amarullah-Andi Muhammad Lutfi, dan Bupati dan Wakil Bupati Buton Utara, Abu Hasan-Romadio berlangsung sekitar satu setengah jam. Prosesi pelantikan yang dimulai pukul 11.00 Wita itu selesai pada pukul 12.30 Wita.

Seusai pelantikan para tamu undangan memberikan selamat dan foto-foto bersama. (sawal lakawa)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top