Kunker ke Busel, Mendagri Dianugrahi Gelar La Ode – Kendari Pos Online
Koni Sultra
Iklan DPRD
Buton Selatan

Kunker ke Busel, Mendagri Dianugrahi Gelar La Ode


KENDARINEWS.COM, BATAUGA — 
Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo dianugrahi gelar kehormatan sebagai La ode Kaogesana Lipu dari Lembaga Adat Kesultanan Buton. Pengukuhan Tjahjo Kumolo berlangsung dipantai Wisata Laompo yang ditandai dengan penyematan jubah balahadhada (baju adat) dan pemberian tongkat kesultanan yang disaksikan sejumlah petinggi kesultanan dan parabela di Kabupaten Buton Selatan.

unnamed (2)

Foto : La Ode Aswarlin/kendariNews.com — Mendagri Tjhajo Kumolo saat melaunching pembangunan pembangkit tenaga listrik arus laut di Kabupaten Buton Selatan beberapa waktu lalu, Sabtu (10/10)

Gelar tertinggi bagi bangsawan Buton itu dianugrahkan kepada Mendagri berdasarkan surat keputusan Sultan Lembaga Adat Buton ke-40 LM Izat Manarfa. Gelar tersebut diberikan kepada Mendagri atas pengabdian dan juga perhatiannya kepada kemajuan terhadap daerah di wilayah eks Kesultanan Buton. Kapitalau Matanaeo Lembaga Adat Kesultanan Buton, La Ode Mustafa menjelaskan seseorang yang menyandang nama La Ode berarti pemberian penghargaan kepada seseorang adat kesultanan buton sebagai negarawan atau bangsawan yang selalu berjuang membangun bangsa, agama dan mempertahankan adat yang menjadikan budaya.

BACA JUGA :  Tjahjo Kumolo: Selain Aceh, Daerah Dilarang Buat Perda Syariat Islam

Kaogesana berarti pembesar atau atasan tingkat kedudukan sosial yang tinggi dalam kesultanan Buton. Sementara Lakina merupakan arti pimpinan dalam suatu kadie (kawasan) yang masyarakatnya menganut agama Islam, sedangkan Lipu merupakan arti wilayah yang meliputi negara, kelurahan, kecamatan dan desa. “Dengan sebutan La Ode Tjahjo Kumolo Lakina Kaogesana Lipu maka Mendagri sekaligus menjadi warga dan sesepuh kesultanan Buton. Diharapkan warga sesepuh kesultanan Buton La Ode Tjahjo Kumolo senantiasa mengingat kampung halamannya di Kesultanan Buton terkhusus pada Kabupaten Buton Selatan,” ujarnya.

Kesultanan Buton menjadi salah satu negeri yang besar. Dimasa lalu, Kesultanan  Buton memiliki mata uang sendiri yang disebut Kampua. Kesultanan Buton juga memiliki aksara sendiri yang disebut aksara Wolio, memiliki pusat pemerintahan sendiri yang disebut dengan Sarana Kesultanan Buton, memiliki benteng yang luas dan disebut Benteng Keraton Buton, memiliki istana yang disebut Kamali, serta memiliki bahasa persatuan yakni pogau wolio (bahasa buton).

BACA JUGA :  Nur Alam Tak Diundang, Mendagri: Tidak Mau Melantik, Buat Apa Diundang

Makanya pada kesempatan tersebut Sultan Buton ke-40 La Ode Muhammad Izat Manarfa memberikan cendramata berupa kamus bahasa Indonesia-Wolio setebal 1.311 halaman yang di tulis La Ode Jabaru yang bertujuan agar bahasa Buton dapat diperkenalkan kepada seluruh Indonesia sehingga bisa dikenali. Mendagri RI, Tjahjo Kumolo menyambut baik pemberian gelar yang dianugerahkan kepadanya. Dia berjanji akan selalu mengingat Sultra khususnya Pulau Buton. “Amanah ini akan saya pegang dan saya akan pertanggungjawabkan dalam kehidupan dan kerja sebagai seorang mentri. Saya juga merupakan putra yang terlahir dari sebuah daerah yang menjunjung tinggi nilai budaya,” papar Tjahjo Kumolo.

BACA JUGA :  Buka Opsi Perppu Atasi Pencalonan Tunggal

Tjahjo Kumolo juga menghimbau bila ingin membangun Buton menjadi lebih maju dan moderen jangan meninggalkan jati diri budaya Kesultanan Buton. “Buton boleh maju sebagai pulau tujuan wisata internasional banyak peninggalan budaya yang bisa dikembangkan dengan baik tapi kemajuan tidak dengan meninggalkan jati diri budaya, sejarah, adat istiadat yang ada di Buton,” harapnya.

Gelar yang diberikan oleh Tjahjo Kumolo disaksikan Gubernur Sultra Nur Alam, Wakil Gubernur Sultra Saleh Lasata, Pj Bupati Buton Selatan Muhammad Faisal, Walikota Baubau AS Tamrin, Wakil Walikota Baubau Wa Ode Maasra Manarfa, Bupati Buton Umar Samiun, Wakil Bupati Buton La Bakri, Pj Bupati Buton Tengah Mansur Amila serta jajaran unsur Muspida dan Kepala SKPD dibeberapa daerah. (La Ode Aswarlin/b)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan LA
To Top